Pemerintah Kabupaten Ngada Sambut Peserta KBKM 2024 - FloresPos Net

Pemerintah Kabupaten Ngada Sambut Peserta KBKM 2024 

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 20:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Ngada Theodisius Y.Nono saat memukul gong tanda dimulainya kegiatan KBKM di Kabupaten Ngada.

Sekda Ngada Theodisius Y.Nono saat memukul gong tanda dimulainya kegiatan KBKM di Kabupaten Ngada.

BAJAWA, FLORESPOS.net-Sebanyak 50 mahasiswa peserta Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2024 yang berasal dari sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia diterima Pemerintah Kabupaten Ngada, Kamis (24/10/2024).

Kehadiran peserta KBKM 2024 didampingi Sitti Utami Haryanti, S.Pd,M.Hum selaku Ketua Tim Kerja Kemah Budaya Kaum Muda, Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Ditjen Kebudayaan, Kemdikbudristek Republik Indonesia.

Hadir juga sejumlah mentor pusat yang akan berada di 9 desa di Kabupaten Ngada. Peserta diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Theodisius Yosefus Nono, Ketua Sementara DPRD Ngada Romi Juji, Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngada, Elisius Kletus Watungadha serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Sekda Ngada Theodisius Yosefus Nono mewakili Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Ngada, Hildegardis Bria Seran mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ngada bersama masyarakat memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek yang telah menginisiasi platform KBKM tahun 2024 dan Ngada sebagai tuan rumah residence KBKM Nasional tersebut.

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Ngada sungguh berbahagia karena mahasiswa akan melakukan inovasi-inovasi pada 9 desa yang tersebar di 6 mecamatan sebagai lokasi residence bagi peserta KBKM.

Pemerintah Kabupaten Ngada jelasnya dengan penuh rasa bangga menyambut para peserta KBKM karena sejalan dengan visi membangun Ngada yakni terwujudnya masyarakat Ngada yang unggul, mandiri dan berbudaya berbasis pertanian dan pariwisata berwawasan lingkungan.

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Bajawa Selidiki Pembangunan Dua Pasar Rakyat di Ngada

Masyarakat Ngada yang memiliki keunikan dan keragaman budaya terdiri dari tiga etnis besar yakni etnis Ngadu Bhaga, Soa dan Riung tetap memegang teguh dan menjalankan nilai serta tradisi budaya lokal.

Dari kegiatan tersebut para mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk menciptakan inovasi bagi pemajuan kebudayaan di Kabupaten Ngada.

Kegiatan yang merupakan wadah penting bagi kaum muda untuk berkolaborasi berbagi ide dan mengeksplorasi berbagai budaya yang ada. Sehingga melalui kegiatan ini dapat melestarikan dan memperkenalkan budaya kepada generasi mendatang.

“Saya percaya dari kegiatan ini akan lahir ide-ide segar dan inovatif yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Kabupaten Ngada,” katanya.

Ketua DPRD Ngada, Romi Juji mengatakan, kehadiran mahasiswa yang terseleksi dari sejumlah Universitas di Indonesia tentu dapat membawa inovasi baru bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Ngada.

Transfer pengetahuan dari peserta kepada masyarakat lewat inovasi yang diberikan tentu dapat meningkatkan kompetensi masyarakat.

Sementara Sitti Utami Haryanti, Ketua Tim Kerja KBKM Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Ditjen Kebudayaan, Kemdikbudristek Republik Indonesia kepada wartawan mengatakan, KBKM 2024 di Kabupaten Ngada akan berlangsung selama 1 bulan dan peserta telah dibagi dalam kelompok-kelompok dan akan tinggal di Desa Residence yakni 9 desa.

Baca Juga :  Rutan Bajawa Jalin Kerjasama dengan Kemenag Ngada

Penetapan Ngada sebagai tuan rumah sudah dilakukan juga lewat seleksi di mana daerah-daerah yang terseleksi adalah daerahnya pernah mendapatkan penghargaan sebagai penerima anugerah budaya untuk kategori Pemerintah Daerah.

Daerah yang memperoleh penghargaan tersebut tentunya memiliki perhatian yang lebih untuk Kebudayaan dan Kabupaten Ngada merupakan kabupaten yang paling siap untuk kegiatan tersebut.

Hal itu dilakukan lewat survei tim yang datang langsung melihat kondisi daerah dan desa-desa Residence dan terpilih 9 desa sehingga peserta dapat berinovasi sesuai dengan kondisi dan potensi desa-desa tersebut.

Peserta yang terseleksi secara online dengan mentor yang berkompeten di mana mereka juga telah melakukan pelatihan secara online selama satu bulan penuh, pendalaman materi terhadap 9 Desa Residence.

Peserta yang berasal dari masing-masing daerah dikumpulkan di Jakarta dan dilepas oleh Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Ditjen Kebudayaan, Kemdikbudristek Republik Indonesia.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati
Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas
RSUD Bajawa di Late Mulai Layani Pasien–‘Tersedia 4 Loket Sehingga Pasien Cepat Ditangani’
Berita ini 241 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:38 WITA

Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:24 WITA

Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:38 WITA

Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Rabu, 3 Jun 2026 - 16:02 WITA