Stabil, Harga Beras di Manggarai Barat - FloresPos Net

Stabil, Harga Beras di Manggarai Barat

- Jurnalis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 08:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heny

Heny "juragan" beras di pasar rakyat Batu Cermin Labuan Bajo Mabar NTT.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Harga beras di Pasar Rakyat Batu Cermin Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) masih stabil, stok aman.

Pasaran jagung, bawang putih, bawang merah, dan ubi juga sama, masih stabil. Demikian rekaman media ini di pasar tersebut, Kamis (3/10/2024)

Heny, pemilik Kios Cahaya yang berpusat di Pasar Rakyat Batu Cermin, khusus menjual beras dan sedikit jagung, mengatakan, harga beras yang diperdagangnya ada tiga kelas.

Urainya, beras ciherang dijualnya Rp.13 ribu per kilogram. Beras membramo bermutu pas-pasan dia perdagangkan Rp. 14 ribu/kg, dan membramo bermutu terbaik dijualnya Rp.15 ribu/kg.

“Untuk beras harga masih stabil beberapa bulan belakangan ini. Karena stok kita selalu tersedia di masyaralat,” kata Heny.

Masih dia, beras yang dijualnya belakangan ini semuanya beras lokal Mabar. Dia beli dari petani Manggarai Barat, di antaranya dari petani-petani Lembor.

Baca Juga :  Genjot Potensi Pisang Kepok, Dewan Segera Undang DTPHP Manggarai Barat

“Sementara kita jual beli beras lokal. Sebelum-sebelumnya kita juga jual beras dari luar, di antara lain dari Sulawesi, karena beras lokal kita kurang, ” ujar Heny.

Selain “juragan” beras, di markas dagang yang sama di pasar rakyat Batu Cermin, wanita berjilbab itu juga berjualan jagung. Jagung giling dihargai Rp.10 ribu/kg, dan jagung biji/belum digiling dijual dengan harga yang sama pula.

“Yang ini juga stabil om. Harganya beberapa bulan terakhir ini begitu- begitu saja. Ini juga jagung lokal Manggarai Barat. Stok cukup,” tambah Yeni.

Tidak hanya beras dan jagung, harga bawang di pasar berlokasi di Labuan Bajo ibu kota Mabar itu juga masih stabil. Bawang putih seharga Rp. 40 ribu/kg, dan bawang merah Rp. 20 ribu setiap kilogramnya.

Baca Juga :  Hari Pertama Kerja 2025, Gedung DPRD Manggarai Barat Sepi Wakil Rakyat

“Sudah lama harga begini, masih stabil, ” ujar Siti, salah seorang pedagang aneka bumbu dapur di lapak dagangnya di pasar rakyat Batu Cermin Labuan Bajo saat itu.

Pada kesempatan yang sama, sejumlah penjual ubi juga bernada sama. Harga ubi kayu per kumpul berfariasi, Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu, tergantung jumlahnya. Keladi pun demikian, Rp.10.000- Rp.20.000 per kumpul.

Sedangkan kelompok Ubi tatas yang jual kiloan antara lain ubi ungku, yaitu Rp. 15.000/kg, tetapi kadang juga dijual Rp.20.000/kg.

“Saya sering beli ubi selama ini, ubi kayu, keladi maupun ubi tatas. Harganya tetap begitu,” komentar Samson, seorang konsumen ubi ketika itu. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Pemangku Adat Kecewa Terkait Pola Pikir Pejabat Partai dan Pemberian Gelar Raja untuk Jokowi
Kader Kesehatan Puskesmas Riaraja Jadi ‘Jembatan Emas’ Temukan Kasus Suspek TBC Secara Dini
PAN Ende Gelar Rakerda dan Lantik Pengurus DPC, AYO: Ini Rumah Besar untuk Semua
Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026: Hadirkan Harmoni Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan
Setelah Soekarno Cup, PBVSI Ende Gelar Turnamen Voli Antar Pelajar Sedaratan Flores-Lembata
Sukses Gelar Soekarno Cup 1, Yosef Badeoda: Ini Akan Jadi Ajang Rutin dari PDI Perjuangan
Dorong Swasembada Pangan, Pemda Nagekeo Monitoring Cetak Lahan Desa Langedhawe
Wabup Gonzalo Buka Kemah Baksos Hilpelmas Kupang di Desa Waekokak
Berita ini 311 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:36 WITA

Pemangku Adat Kecewa Terkait Pola Pikir Pejabat Partai dan Pemberian Gelar Raja untuk Jokowi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:26 WITA

Kader Kesehatan Puskesmas Riaraja Jadi ‘Jembatan Emas’ Temukan Kasus Suspek TBC Secara Dini

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:17 WITA

PAN Ende Gelar Rakerda dan Lantik Pengurus DPC, AYO: Ini Rumah Besar untuk Semua

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:15 WITA

Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara 2026: Hadirkan Harmoni Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:37 WITA

Setelah Soekarno Cup, PBVSI Ende Gelar Turnamen Voli Antar Pelajar Sedaratan Flores-Lembata

Berita Terbaru