Dua Fraksi DPRD Manggarai Barat Soroti Rendahnya PAD 2024 - FloresPos Net

Dua Fraksi DPRD Manggarai Barat Soroti Rendahnya PAD 2024

- Jurnalis

Senin, 12 Agustus 2024 - 22:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sidang paripurna DPRD Manggarai Barat di Labuan Bajo, Senin (12/8/2024). Foto: Andre Durung

Suasana sidang paripurna DPRD Manggarai Barat di Labuan Bajo, Senin (12/8/2024). Foto: Andre Durung

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Sedikitnya dua Fraksi di DPRD Manggarai Barat (Mabat) NTT menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu tahun 2024, karena realisasi sementara per Juli masih rendah.

Kedua fraksi, yakni Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP) dan Fraksi Amanat Indonesia Raya (F-AIR). Kedua Fraksi sampaikan itu pada sidang paripurna dewan setempat di ruang rapat utama DPRD Mabar di Labuan Bajo pada Senin (12/8/ 2028).

Paripurna tersebut beragendakan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Mabar trhadap pengantar nota keuangan atas Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Mabar 2024.

Melalu juru bicaranya Bernadus Ambat, F-PDIP antara lain berpendapat bahwa realisasi PAD Mabar sampai 30 Juli 2024 Rp. 110.160.659.432 atau 33,72 % dari target yang telah ditetapkan dalam APBD (induk) Mabar Rp. 326. 653.041.432.

Terkait PAD yang realisasinya masih sangat rendah itu, F-PDIP berpandangan bahwa hal tersebut merupakan gambaran pemerintah belum maksimal mengelola potensi daerah. Di sisi lain banyak potensi setempat belum digali menjadi pos PAD.

Baca Juga :  Aksi Begal di Nagekeo, Dua Perempuan Jadi Korban, Polisi Selidiki

Kondisi ini juga menunjukan bahwa pemerintah (Pemkab Mabar) melalu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis tidak sanggup untuk menjabarkan secara baik RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang telah ditetapkan sebagai rencana strategis daerah. RPJMD merupakan gambaran visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mabar saat ini.

Untuk itu, F-PDIP mendorong pemerintah segera mengambil langkah-langkah dan terus menggali potensi yang ada agar PAD Mabar 2024 bisa mencapai target dalam APBD-P sebesar Rp. 313.107.580.839 atau berkurang sebesar Rp. 13.545.460.593 atau 4,15 % dari target yang telah ditetapkan dalam APBD induk, ujar Ambat, juru bicara F-PDIP.

Hal senada dilantangkan juru bicara (jubir) F-AIR, Antonius Aron yang juga Ketua Fraksi tersebut.

Menurut Aron, jubir F-AIR, sumber PAD Mabar 2024 dari pajak daerah, realisasi per Juli baru Rp. 36,02 %, dan dari retribusi daerah baru mencapai 38,59 %.

Kalau dibandingkan realisasi pendapatan dari 2 sumber yang sama pada periode yang sama per akhir Juli 2023 pajak daerah 43,37 % dan retribusi daerah 51,59 %.

Baca Juga :  Lantik 37 Pejabat Eselon III, Bupati Ende Katakan Pilih Tim Kerja Bukan Tim Sukses

Secara umum realisasi PAD Mabar 2023 yakni sebesar Rp. 249.055.576.180 dari target Rp. 272.725.736.028 setelah APBD Perubahan.

Jika realisasi PAD 2023 menjadi indikator target PAD Perubahan 2024 maka target ini sangat rasional juga realistis. Karena itu F-AIR mendorong pemerintah mengoptimalkan seluruh sumber pendapatan agar target PAD Perubahan APBD 2024 dapat terealisasi.

Target tersebut diragukan mengingat kontribusi dari sektor pajak dan retribusi masih sangat rendah. Karenanya F-AIR DPRD Mabar mendesak pemerintah untuk lebih giat lagi dalam memenuhi target.

Ini penting untuk didorong agar tidak ada lagi rasionalisasi program yang berhubungan dengan kepentingan dasar public, ujar Aron, juru bicara Fraksi AIR.

Sidang paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua II DPRD Mabar Marselinus Jeramun, didamping Ketua Dewan Martinus Mitar.

Hadir jajaran Pemkab Mabar dibawah pimpinan Bupati Edistasius Endi, disamping Wakil rakyat Mabar. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT
Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:34 WITA

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 06:55 WITA

Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA