Persediaan Solar di SPBU Mbay Kosong, Sementara Pengecer Pinggir Jalan Stabil - FloresPos Net

Persediaan Solar di SPBU Mbay Kosong, Sementara Pengecer Pinggir Jalan Stabil

- Jurnalis

Jumat, 28 Juni 2024 - 20:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar masih terjadi di wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT.

Hampir setiap hari, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut mengaku kehabisan stok BBM solar. Pengendara yang mendatangi SPBU selalu antre berjam-jam hanya mendapatkan BBM Solar.

Kondisi tersebut sangat berbeda dengan keberadaan pertamini atau pedagang premium eceran di pinggir jalan dalam Kota Mbay dan sekitarnya.

Pertamini ataupun pedagang eceran selalu ada stok BBM Solar maupun Pertalite, meski di SPBU telah habis.

Seorang pedagang eceran yang enggan menyebutkan nama ketika dimintai pendapat oleh Florespos.net, Jumat (28/6/2024) siang mengatakan, pihaknya memperoleh BBM dengan mengisi ulang sepeda motor beberapa kali.

Baca Juga :  Pembangunan Waduk Lambo Nagekeo Terus Berjalan, Sudah Mencapai 24,54 Persen

“Jadi, setelah isi sepeda motor, kita sedot pakai selang baru kita pergi isi lagi di SPBU,” katanya.

Penjualan BBM eceran jenis solar saat persediaan di SPBU Habis

Pantauan di lapangan, sepanjang hari kemarin, stok BBM Pertalite dan solar mengalami kekosongan.

Sementara solar hampir setiap hari mengalami kekosongan. Sementara pertalite dan solar yang jual eceran di wilayah kota Mbay stok selalu ada.

Pihak SPBU seperti biasa saat dikonfirmasi mengaku kehabisan stok premium itu memang karena penggunaan premium meningkat.

Baca Juga :  Alfian, Sarjana INF yang Memilih Tanah, Ketua DPRD NTT: Jangan Gengsi Bertani

Premium diakui pihak SPBU selalu habis dalam hitungan jam setelah diantar oleh pihak pertamina.

“Bukan pengurangan tapi karena permintaan meningkat, makanya selalu habis sebelum jadwal antar tiba,” kata manajer SPBU Mbay, Laurensius Tara yang di konfirmasi Florespos.net, Jumat (28/6/2024).

Sementara BBM jenis solar, kata dia, memang jatah yang di dapatkan perhari hanya 8.000 ton per hari.

“Kalau solar kita dapat jatah hanya 8 ribu ton per hari, ” katanya.

Sementara Pertalite stok masih aman.

“Kemarin memang kita stok kosong. Karena terlambat masuk. Ada kendala dalam perjalanan karena ada jalan putus,” kata Laurensius. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare
Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 18:38 WITA

Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WITA

Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores

Berita Terbaru