Diduga Meninggal Tidak Wajar, Polisi Bongkar Makam Seorang PNS di Towak - FloresPos Net

Diduga Meninggal Tidak Wajar, Polisi Bongkar Makam Seorang PNS di Towak

- Jurnalis

Selasa, 16 Januari 2024 - 16:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pihak Kepolisian Resor (Polres) Nagekeo, Provinsi NTT, melakukan otopsi jenazah seorang oknum PNS yang bertugas pada Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo, Maria Margareta Papu (36).

Otopsi dilakukan untuk mendalami penyebab kematiannya, apakah karena kecelakaan lalu lintas atau penganiayaan berat, Senin (16/1/2024).

Kematian seorang PNS yang bertugas pada Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo, asal Kelurahan Towak mencurigakan.

Ada dugaan kematian akibat penganiayaan berat, orang tua korban juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Nagekeo beberapa pekan lalu.

Menurut keluarga korban, kematian Maria Margareta Papu itu diduga mengarahkan kepada penganiayaan berat diduga dilakukan oleh temannya yang berinisial FRR (33) warga Watulajar, Kecamatan Riung Kabupaten Ngada.

Baca Juga :  Tegas Seruan Pemimpin Gereja Indonesia: Tolak Politik Identitas dan Politik Uang

Karena terdapat luka robek pada kepala bagian belakang. Sementara tubuh tidak terdapat luka lecet satupun. Hal ini yang kemudian memunculkan dugaan penganiayaan.

Korban Maria Margareta Papu merupakan putri sulung dari pasangan Polus Papu dan Martina Sae. Margareta meninggal dunia setelah dirujuk ke rumah sakit Aeramo beberapa pekan lalu akibat lakalantas.

Kelurga korban melalui kuasa hukum, Lukas Mbulang mengatakan bahwa pihak Polres Nagekeo melakuan otopsi.

Menurut Lukas, proses otopsi untuk mengetahui sebab dan akibat kematian korban. Sehingga tidak ada lagi informasih liar yang tersebar di masyarakat.

“Otopsi ini bisa tahu secara jelas apa korban meninggal akibat lakalantas atau ada penganiayaan berat,” kata Lukas saat di temukan Florespos.net, di lokasi otoposi pekuburan umum Kelurahan Towak, Selasa (16/1/2024).

Baca Juga :  SNPB 2026, 88 Siswa SMAK Recis Bajawa Dinyatakan Lulus di Sejumlah PTN

Terima Kasih Kepada Polisi

Lukas menyampaikan terima kasih kepada pihak Polres Nagekeo yang mana telah merespons cepat atas laporan keluarga korban beberapa pekan lalu.

“Terima kasih kepada teman-teman penegak hukum di polres Nagekeo. Yang mana cepat sekali respon laporan kita. Sehingga kasus ini bisa segera terungkap,” kata Lukas.

Sementara pihak Polres Nagekeo belum memberikan keterangan kepada Florespos. net terkait hasil otopsi.

Pantauan media ini saat pembongkar kubur almarhum di padati oleh warga sekitar. Warga yang menyaksikan tersebut berada di luar garis yang dijaga aparat kepolisian. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea
Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus
Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas
Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo
Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah
Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun
Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI
Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WITA

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus

Jumat, 17 April 2026 - 19:37 WITA

Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas

Jumat, 17 April 2026 - 19:21 WITA

Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Jumat, 17 April 2026 - 16:12 WITA

Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru