Ganasnya Angin Puting Beliung di Manggarai Rusakkan 62 Rumah - FloresPos Net

Ganasnya Angin Puting Beliung di Manggarai Rusakkan  62 Rumah

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024 - 13:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net –  Angin puting beliung yang melanda Kota Ruteng, Manggarai, Flores, NTT, terbilang ganas karena telah menyebabkan 62 rumah rusak.

Data yang diperoleh wartawan dari BPBD Manggarai, Jumat (12/1/2023) menyatakan bahwa angin puting yang terjadi Selasa (9/1/2024) melanda tiga kelurahan di Kota Ruteng, Kecamatan Langke Rembong.

Kelurahan dimaksud, yakni Bangka Leda, Golo Dukal, dan Kelurahan Pau dengan korban rumah rusak bervariasi.

Menurut Kepala Pelaksana BPBP Manggarai, Stefanus Tawar, pihaknya telah merespons bencana alam yang terjadi itu dengan langsung mendatangi tempat kejadian tidak lama pasca peristiwa itu.

Baca Juga :  Di Kawasan Geothermal Poco Leok, Umat Keuskupan Ruteng Akan Tanam Ribuan Pohon

“Koordinasinya cepat. Malah Bupati Manggarai turun langsung untuk melihat situasi hingga memberi penguatan kepada para korban pasca kejadian,” katanya.

Sedangkan Kabid Onofridus A. Bombang mengatakan, rumah rusak akibat angin puting beliung tersebut sesuai dengan laporan berasal dari tiga kelurahan.

“Terbanyak rumah rusak di Kelurahan Golo Dukal,” katanya.

Data riilnya, di Kelurahan Golo Dukal sebanyak-banyaknya 40 rumah. Menyusul di Kelurahan Bangka Leda, 13 rumah dan Kelurahan Pau, 9 rumah.

Baca Juga :  NasDem, Gerindra, Hanura, PSI, dan Pendukung Antar Paslon Yohan-Thomas ke KPU Manggarai

Rumah-rumah yang diterbangkan angin atapnya milik 62 kepala keluarga atau 228 jiwa.

Pasca kejadian, demikian Kabid Afrid Bombang, telah dilakukan penanganan sesuai dengan  prosedur hingga mulai disalurkan bantuan darurat.

Bantuan darurat itu sudah dan sedang dalam distribusi baik seng maupun paku sesuai dengan penghitungan kerugian setiap keluarga yang terkena angin puting beliung. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Berita Terbaru

Feature

Amatus Ergo Sum (Saya Dikasihi Maka Saya Ada)

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:48 WITA