ENDE, FLORESPOS.net-Politisi PDIP, Ganjar Pranowo dan mantan Menkopolhukam RI, Mahfud MD ikut dalam rombongan Megawati Soekarno Putri ke Kabupaten Ende, NTT menghadiri upacara memperingati hari lahir pancasila, 1 Juni 2024.
Saat upacara di lapangan Pancasila, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD duduk di tribun utama barisan depan bersama Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, Anggota DPR RI, Andreas Hugo Parera dan pejabat negara lainnya.
Usai upacara, Ganjar langsung turun dari tribun lapangan Pancasila. Saat baru turun langsung diserbu para pelajar dan warga yang hadir di lapangan.
Warga berdesakan menyalami Ganjar Pranowo dan berebut foto dengannya. Ganjar Pranowo dengan senyum khasnya terlihat melayani warga meski berada di tengah kerumunan.
“Saya baru lihat langsung pak Ganjar, orangnya suka senyum dan selalu ceria. Senang bisa foto dengannya”, kata Hermin Anastasya, warga Ende.
Menurut dia, Ganjar adalah sosok dengan masyarakat. Di manapun dia berkunjung selalu menyapa dan menyalami rakyat.
Di rumah pengasingan Bung Karno, Ganjar Pranowo menyempatkan waktu menyalami warga Kota Ende yang hadir dan memanggil namanya. Ganjar juga memeluk seorang anak yang berdiri di tembok rumah pengasingan.
Ganjar Pranowo kepada wartawan mengatakan terkesan dengan keramahan dan ketulusan warga Ende. Ganjar mengatakan sepanjang perjalanan dari bandara Ende ke kantor DPC PDIP dan ke rumah pengasingan warga memanggil namanya.
“Saya terkesan selalu dengan ketulusan dan keramahan warga Ende. Saat di mobil saya menengok ke jalan, mereka tersenyum melambaikan tangan dan memanggil nama saya Pak Ganjar, Pak Ganjar,” kata Ganjar.
Ganjar mengakui rasa kekeluargaan dari warga Ende sangat kuat dan harus dipertahankan.
Terkait dengan Harla Pancasila, kata Ganjar, masyarakat Kabupaten Ende harus berbangga karena pancasila digali dari tempat ini oleh Bung Karno.
Warga Ende harus memegang teguh nilai – nilai pancasila dan menunjukkan dengan pikiran, perkataan dan perbuatan secara konsisten.
“Masyarakat Ende bangga karena pancasila digali disini maka harus tunjukkan dengan pikiran, perkataan dan perbuatan dan harus konsisten,” pesan Ganjar Pranowo. *
Penulis: Willy Aran I Ediitor: Wentho Eliando










