Bank NTT Bajawa Gelar Customer Gathering, Soeleman Meidianto: Membangun Komunikasi Konstruktif dengan Masyarakat - FloresPos Net

Bank NTT Bajawa Gelar Customer Gathering, Soeleman Meidianto: Membangun Komunikasi Konstruktif dengan Masyarakat

- Jurnalis

Jumat, 17 Mei 2024 - 15:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Bank NTT Cabang Bajawa di Kabupaten Ngada, menggelar kegiatan customer gathering, Kamis (16/5/2024). Kegiatan dengan tema ‘Bertumbuh Bersama Dalam Pembiayaan’ berlangsung di Aula MBC Bajawa.

Kegiatan itu dihadiri Bupati Ngada Andreas Paru, Pjs. Kepala Divisi Supporting Kredit, Carles Fernando Corputty, Kepala Divisi Kredit Komersil dan Menengah Soeleman Meidianto Bislissin dan Kasubdiv Pengembangan dan Kebijakan Produk Dana Jasa Yorry Blegur. Semuanya, dari Kantor Pusat Bank NTT.

Hadir juga, Kepala Bank NTT Cabang Bajawa Ketut Edy Suryantha, Sekda Ngada Theodisius Yosefus Nono, para Asisten Setda Ngada, Staf Ahli Bupati Ngada, mitra kerja Bank NTT, perwakilan nasabah, karyawan serta undangan lainnya.

Kepala Divisi Kredit Komersil dan Menengah Bank NTT pusat, Soeleman Meidianto Bislissin dalam sambutan mengatakan customer gathering merupakan bagian dari rencana kerja Bank NTT baik di Divisi Kredit maupun Divisi Dana.

Kegiatan ini, katanya, bertujuan mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada mitra, baik pemerintah maupun swasta yang telah setia bekerja sama dengan Bank NTT sebagai bank yang melayani masyarakat di Kabupaten Ngada.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendekatkan diri kepada masyarakat dalam membangun komunikasi yang konstruktif untuk dapat saling mengisi baik dari Bank NTT untuk memberikan informasi terkait produk dan layanan juga ingin mendapat masukan dari nasabah demi perbaikan di sisi pelayanan.

Sebagai petugas yang berkarya di Kantor Pusat Bank NTT dapat memperoleh masukan dari customer sehingga dapat mengetahui langsung tentang kondisi riil yang ada di masyarakat teristimewa nasabah bank NTT di Kabupaten Ngada.

Baca Juga :  Data Pemilih Berkelanjutan di Ende Naik Setiap Triwulan

Customer Gathering, katanya, juga dapat saling membagi informasi terhadap produk-produk yang belum dimiliki untuk disampaikan dan dikembangkan pula di Bank NTT.

Soeleman Meidianto mengatakan, tema Customer Gathering yakni Bertumbuh Bersama Dalam Pembiayaan dimaksudkan setelah melakukan evaluasi di mana pertumbuhan kredit di sisi produktif jarang sekali mencapai target sehingga yang dimaksudkan dengan bertumbuh bersama adalah peran pemerintah sebagai penggerak ekonomi sangatlah penting.

Bertumbuh bersama dimaksudkan bahwa potensi yang dimiliki Bank NTT dapat bekerjasama dengan semua pihak termasuk proyek-proyek yang dibiayai pemerintah pada waktu-waktu mendatang.

Bupati Ngada Andreas Paru ketika membuka kegiatan mengatakan Customer Gathering merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensi Bank NTT.

Menurutnya, bahwa inovasi perlu dilakukan agar masyarakat dapat menabung sebanyak-banyaknya juga memanfaatkan produk Bank NTT dengan baik dan benar. Kemajuan teknologi, ditambahkan bahwa perlu ada inovasi yang terus dilakukan guna mendekatkan pelayanan bagi para nasabah.

Sebagai bank milik pemerintah daerah termasuk Kabupaten Ngada yang di dalamnya juga adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.

“Saya, kalau RUPS Bank NTT kadang minder karena penyertaan modal Bank NTT Kabupaten Ngada masih sangat kecil,” katanya.

Bupati Andreas mengatakan, saat ini penyertaan modal baru Rp 25 miliar dan ditargetkan Rp 30 miliar di tahun 2024 ini. Namun sesuatu yang luar biasa diperoleh dari Bank NTT adalah walaupun penyertaan modal kecil namun kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Ngada luar biasa.

Hal ini dibuktikan dengan pola pendampingan kepada pelaku usaha kecil dan menengah, kelompok dan nelayan di mana Bank NTT hadir di tengah masyarakat sebagai pendamping.

Baca Juga :  Pemda Manggarai Timur Komitmen Turun 7 Persen Stunting

Lebih dari itu lagi ketika situasi fiskal daerah mengalami kesulitan akibat terpaan Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ngada berani melakukan pinjaman kepada Bank NTT.

Setelah pengajuan pinjaman sebesar Rp 100 miliar dan oleh Kementerian Keuangan disetujui Rp 84 miliar setelah dihitung kemampuan untuk mencicil, Bank NTT hadir memberi solusi bagi pembangunan Kabupaten yang Ngada.

“Kalau tanpa pinjaman kita tidak bisa bangun rumah sakit baru ataupun traktor roda empat maupun kapal bagi nelayan,” ungkapnya lagi.

Kata Bupati Andreas, bila keinginan untuk berbuat sesuatu dan terkendala modal maka jalan keluarnya adalah melakukan pinjaman termasuk para pelaku usaha kecil dan menengah dan kontraktor.

Pada kegiatan itu juga dilakukan dialog menghadirkan narasumber Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngada, Kadiv Komersil dan Menengah, Kadiv Supporting Kredit, Pemimpin Cabang Bank NTT Bajawa, Kasubdiv Pengembangan dan Kebijakan Produk Dana Jasa yang dimoderatori Kadis PUPR Ngada Johni Dopo.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan surat perjanjian oleh 9 orang debitur dengan nominal Rp1.435.000.000.

Juga penyerahan secara simbolis kredit kendaraan bermotor kepada debitur atas nama Martinus Nggelong untuk pembelian satu unit dump truck.

Pemberian reward kepada debitur kredit terbaik yaitu Yayasan Pendidikan Citra masyarakat Mandiri, nasabah dengan Kategori Tabungan tertinggi diberikan kepada Kopdit Sinar Harapan Jerebuu.

Dan nasabah dengan kategori Transaksi Kanal tertinggi diberikan kepada Agen Be Ju Bisa Laku Pandai, yakni Yohana Dima pemilik Kios Tiga Putri. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA

Opini

Hindayana dan Kurikulum Keteladanan

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:25 WITA