RSPD Manggarai Barat Tidak Mengudara, Kominfo Sampaikan Pesan Pembangunan Via Medsos - FloresPos Net

RSPD Manggarai Barat Tidak Mengudara, Kominfo Sampaikan Pesan Pembangunan Via Medsos

- Jurnalis

Senin, 18 Maret 2024 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paulus Setahu, Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Mabar

Paulus Setahu, Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Mabar

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) memanfaatkan media sosial (medsos) Facebook dan Instagran guna menyampaikan pesan pembangunan daerah itu kepada masyarakat.

Langkah tersebut ditempuh Dinas Kominfo Mabar lantaran Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) bersangkutan sekitar setahun belakangan tak mengudara karena bosternya rusak berat tersambar petir.

Paulus Setahu, Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Mabar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengatakan, kendala lain terkait RSPD Komodo yakni tower atau menaranya ditengarai sudah lapuk, sudah berkarat, disamping persoalan boster rusak. Menara/tower RSPD Komodo ada di wilayah Puar Lolo Mabar.

Kepada media ini di Labuan Bajo belum lama berselang, Kadis Setahu lebih jauh mengungkapkan, tahun-tahun belakangan RSPD Komodo sudah 2 kali tidak mengudara. Sekitar 2021 lalu sempat tunda mengudara karena bosternya rusak akibat hantaman pohon tumbang saat hujan angin.

Pihak Kominfo memperbaiki boster tersebut dan hasil baik. Kemudian mengudara kembali, namun bertahan hanya sekitar 3 bulan. Bosternya mengalami kerusakan berat lagi karena tersambar petir, dan akhirnya hingga kini tak beroperas.

Baca Juga :  Kapal Wisata Adil Putra Kandas di Labuan Bajo,19 Korban Berhasil Diselamatkan

“Sekitar satu tahun terakhir ini kita (RSPD Komodo) tidak beroperasi (mengudara) karena bosternya rusak berat tersambar petir,” kata Kadis Setahu.

Menurut Kadis Setahu yang mantan Camat Lembor Selatan (Mabar) itu, boster yang rusak tersebut memang sudah diperbaiki, tetapi belum bisa dipasang karena pihaknya keterbatasan anggaran.

Sehubungan dengan pesan pembangunan, pemerintahan dan pesan kemasyarakatan Mabar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, dalam hal ini Dinas Kominfo menyampaikannya via media sosial (medsos) seperti Facebook dan Instagram, disamping melalu Info Publik, media online milik Dinas Kominfo Mabar, katanya.

Untuk mengudara kembali RSPD Komodo tentunya butuh anggaran. Baik untuk biaya pemasangan boster pun terkait penanganan menara/tower di Puar Lolo yang sudah lapuk/ karat-karat, ujar Kadis Setahu.

Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Dinas Kominfo Mabar, Ferdi Jemaun menambahkan, boster yang rusak sudah diperbaiki di Jakarta dan sekarang boster itu ada Dinas Kominfo Mabar di Labuan Bajo. Tetapi belum bisa dipasang karena kesulitan anggaran. Dan biaya untuk itu butuh sekitar Rp.18 juta.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Rp5,9 Miliar, Kejati NTT Sita Lima Bidang Tanah, Salah Satunya Milik Mantan Wali Kota Kupang

“Delapan belas juta (rupiah) itu sampai tuntas, kita terima kunci. Itu kita bayar tenaga yang perbaik boster. Kita bayar orang karena kita sendiri (Kominfo Mabar) tidak punya tenaga ahli, tidak ada orang yang tahu pasang barang itu. Sehingga kita sewa orang lagi,” kata Jemaun.

Pada tempat berbeda Wakil Bupati (Wabup) Mabar, Yulianus Weng, juga senada. RSPD Komodo belakangan tidak beroperasi karena ada alatnya yang rusak.

Untuk sampaikan informasi pembangunan, pemerintahan, dan kemasyarakatan, Pemkab Mabar melalu Dinas Kominfo  memanfaatkan media sosial Facebook dan Instagram serta lain-lain, katanya.

“Sebaiknya soal ini tanya Kadis Kominfo. Tetapi untuk perbaikan alat yang rusak, itu bukan persoalan di anggaran. Anggaran ada. Paling-paling biaya perbaikan tidak sampai miliaran rupiah,” kata Wabup Weng. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih
APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat
Pemda Ngada Gelar Apel Gabungan, Tertib Aset dan Taat Pajak Kendaraan Dinas
Tembus Rp1,8 Triliun Dana Pusat Masuk Nagekeo TA 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena
FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo
Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 16:16 WITA

Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang

Jumat, 24 April 2026 - 10:47 WITA

Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih

Jumat, 24 April 2026 - 10:43 WITA

APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat

Kamis, 23 April 2026 - 16:37 WITA

Pemda Ngada Gelar Apel Gabungan, Tertib Aset dan Taat Pajak Kendaraan Dinas

Kamis, 23 April 2026 - 07:38 WITA

Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:47 WITA

Nusa Bunga

APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:43 WITA

Opini

Kritik Itu Vitaminnya Demokrasi

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:17 WITA