Soal Geothermal di Poco Leok, Manggarai: Semua Pasti Inginkan yang Terbaik - FloresPos Net

Soal Geothermal di Poco Leok, Manggarai: Semua Pasti Inginkan yang Terbaik

- Jurnalis

Jumat, 8 Maret 2024 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG,FLORESPOS.net –  Pengembangan  geothermal Pocok Leok yang merupakan perluasan dari listrik panas bumi Ulumbu, belakangan ini menjadi isu besar di Manggarai raya.

Isu yang paling mencolok adalah soal ada yang setuju alias menerima dan yang tidak setuju alias menolak geothermal di wilayah Pocok Leok, Manggarai, Flores, NTT.

Titik simpul dari dua hal itu adalah semua pasti menginginkan yang terbaik untuk wilayah ini, untuk masyarakat, alam, dan lingkungan.

“Saya mau katakan bahwa dari situasi yang ada, semua pasti menginginkan terbaik untuk wilayah ini,”ujar Koordinator JPIC Keuskupan Ruteng yang juga Direktur Puspas, Rm. Marthin Chen ketika ditemui wartawan di sela-sela penanaman pohon di kawasan Stasi Lungar, Poco Leok, Kecamatan Satar Mese, Jumat (8/3/2024).

Dalam kerangka kebaikan bersama itu, maka semua diajak dalam gerakan penghijauan alam dan lingkungan sekitar dalam satu kesatuan umat.

Baca Juga :  Warga Manggarai Harus Tetap Waspada, Banyak Kasus Gigitan Dinyatakan Positif Rabies

Apa yang dilakukan ini merupakan upaya konkret untuk menjaga alam dan lingkungan agar tetap lestari untuk semua.

Dalam upaya menggerak semua dalam menjaga alam dan lingkungan ini, demikian Rm. Chen, Keuskupan telah mempunyai program yang harus dilaksanakan, yakni katekese umat tentang ekologi.

Tentu yang dikatekesekan itu tentang ekologi, termasuk di dalamnya geothermal dari  perspektif baik positif maupun negatifnya.

Geothermal bagian dari alam dan ekologi juga. Tentu yang diinginkan semua adalah ramah lingkungan dan ramah manusianya.

Yang negatif, juga harus diklarifikasi secara baik dan objektif sehingga semua tahu dan memahami secara baik.

Membutuhkan waktu memang untuk hal-hal baru seperti itu. Karena itu, edukasi secara terbuka dan terus menerus  perlu dilakukan agar pengembangan geothermal di Pocok Leok ini bisa diterima semua pihak.

Baca Juga :  Kapolda Silitonga: Anggota Polri-TNI Siap Mengabdi kepada Masyarakat

Dan, keinginan semua pasti bahwa geothermal itu bisa memberi banyak manfaat positif baik secara ekonomi, adat, kebudayaan, kesehatan, dan pendidikan. Bukan sebaliknya.

Sedangkan Vikjen Keuskupan Ruteng, Rm. Alfons Segar dalam awal ibadat ekologis mengatakan, penanaman pohon dan pembagian anakan kayu ini merupakan kegiatan nyata Keuskupan, paroki dan umat dalam tahun ekologi integral.

“Itu yang menjadi pastoral Keuskupan Ruteng tahun ini,” katanya.

Inti dari semua kegiatan adalah untuk melestarikan alam. Dan, melestarikan itu adalah  tugas dan tanggung jawab semua.

Lalu, Tuhan menciptakan semua untuk manusia, alam, dan lingkungan itu sendiri. Maka semua harus dijaga dan dirawat agar tetap lestari guna memenuhi semua kebutuhan generasi sekarang dan juga generasi selanjutnya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Pengadaan Kapal Fiber Glass 5 GT ke Jaksa
Jokowi Besok Berkunjung ke Palue
Menindaklanjuti Pengaduan, Penyelidik Polres Sikka Memeriksa Mayella sebagai Saksi
Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi
Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:47 WITA

Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:26 WITA

Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?

Selasa, 15 September 2026 - 17:06 WITA

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Pengadaan Kapal Fiber Glass 5 GT ke Jaksa

Selasa, 15 September 2026 - 13:26 WITA

Jokowi Besok Berkunjung ke Palue

Senin, 14 September 2026 - 16:19 WITA

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Realisasi Sementara PAD Sampah Manggarai Barat Rp. 2,5 Miliar

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:47 WITA

Nusa Bunga

Jokowi Besok Berkunjung ke Palue

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:26 WITA