ENDE, FLORESPOS.net-Keuskpan Agung Ende memberikan perhatian serius terhadap kesehatan ibu hamil (Bumil) di wilayah pelayanannya.
Wujud nyata dari perhatian Keuskupan Agung Ende (KAE) adalah dengan mencanangkan Komunitas Umat Basis (KUB) Peduli Ibu Hamil.
Pencanangan KUB Pedui Ibu Hamil ini dilakuakan secara serentak di Wilayah KAE yang mencakup wilayah Kabupaten Ende, Nagekeo dan Kabupaten Ngada.
Khusus untuk wilayah Paroki Santo Yosef Onekore, pencanangan KUB Peduli Ibu Hamil ini ditandai dengan pemukulan Gong dan pemberkatan ibu hamil bersama pasangannya pada perayaan misa kedua di Gereja Santo Yosef Onekore oleh Pastor Paroki, Krispinianus Lado, SVD, Minggu (4/2/2024).
Pastor Proki Onekore, Pater Pian Lado mengatakan, pencanangan KUB Peduli Ibu Hamil ini merupakan bagian dari penghargaan terhadap karya penciptaan. Karya penciptaan Tuhan melalui para keluarga-keluarga muda mesti mendapatakan perhatian khusus dari semua umat.
“Ini merupakan bantuk dukungan terhadap lahirnya umat atau manusia berkualtas. Perhatian pada usia emas yakni seribu hari pertama kehidupan sejak dalam kandungan menentukan keselamatan dan kualitas kehidupan umat manusia,” kata Pater Pian Lado.
Amanat Muspas VIII
Lebih lanjut Pater Pian Lado, SVD mengatakan, gerakan kUB Peduli Ibu Hamil merupakan amanat Musyawarah Pastoral (Muspas) VIII Keuskupana Agung Ende tahun 2021.
Pada Muspas dimaksud telah menghassilkan rencana-rencana strategis yang mesti dijalankan secara bersama. Salah satu rencana strategis dimaksud adalah gerakan besama Peduli Ibu Hamil.

“Gerakan Cinta Allah kepada kehidupan dan dijaga dan dirawat penuh cinta oleh para ibu hamil bersama suami dan keluarganya. Untuk itu, kita semua berharap agar keluarga, tetangga dan semua warga KUB bisa memberikan perhatian, baik moril maupun materi bagi ibu hamil yang membutuhkan. Sebab pada masa-masa kehamilan banyak hal yang berubah dalam diri seorang ibu,” katanya.
“Perhatian dan cinta kasih dari sesama akan memberikan nilai positif bagi perkembangan janin. Dengan demikian ibu hamil akan terhindar dari hal-hal yang membuatnya stres yang akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya,” kata Pater Pian Lado.
Usai permberkatan di gereja para ibu hamil lingkup Paroki Onekore mengikuti kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan di Aula Paroki bersama Dokter ahli kandungan dan kepala Puskesmas Onekore.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Rumpun Pemberdayaan Masyarakat melalui Bidang Pastoral Kesehatan DPP Paroki Santo Yosef Onekore. *
Penulis: Anton Harus I Editor: Wentho Eliando









