ENDE, FLORESPOS.net-Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende, Provinsi NTT menyatakan hingga saat ini Ende masih bebas dari virus African Swine Fever (ASF).
Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji laboratorium verteiner Denpasar, Bali baru – baru ini.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende, Gadir Dean kepada florespos.net, Rabu (29/5/2024) mengatakan meski Ende masih aman dan bebas dari virus ASF yang menyerang ternak babi tetapi pemerintah melakukan langkah pencegahan untuk membentengi wilayah.
“Berdasarkan hasil uji laboratorium Denpasar Ende masih aman tapi kita harus lakukan langkah pencegahan dan membentengi wilayah,” katanya.
Gadir mengatakan pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Peternakan mengimbau kepada para penjual daging agar tidak membeli atau mengambil ternak babi atau ternak dari luar.
“Untuk saat ini kita imbau kepada saudara-saudara yang menjual daging babi dari luar,” katanya.
Pemerintah juga akan memperketat lalu lintas ternak babi dari kabupaten tetangga. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus.
Dinas Pertanian juga mengimbau kepada warga yang memiliki ternak babi agar melakukan langkah bio security di kandang. Masalah sanitasi harus diperhatikan sebagai langkah pencegahan.
“Lalu lintas ternak babi harus kita batasi. Pemilik ternak babi harus menerapkan bio scurity untuk mencegah,” katanya.
Dinas Pertanian dan Peternakan sudah turun ke lapangan melakukan penyemprotan disinfektan di kandang milik warga di beberapa kecamatan.
“Kami manfaatkan bantuan APBN yang masih tersisa turun ke lapangan semprot disinfektan di kandang warga,” katanya.
Gadir Dean juga sudah mengimbau kepada seluruh penyuluh dan dokter hewan di Ende untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










