Ribuan Hektare Tanaman Jagung di Manggarai Timur Gagal Panen - FloresPos Net

Ribuan Hektare Tanaman Jagung di Manggarai Timur Gagal Panen

- Jurnalis

Kamis, 25 Januari 2024 - 17:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Musim kemarau yang berkepanjangan membuat ribuan hektar tanaman jagung di tiga kecamatan di Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT gagal panen.

Demikian Yoris Damianus, warga Kecamatan Borong, Manggarai Timur kepada Florespos.net Kamis, (25/1/2023).

Yoris mengatakan, sudah hampir satu bulan lebih wilayah pesisir Selatan Manggarai Timur tidak pernah turun hujan, Akibatnya, tanaman jagung yang sudah berbunga mulai layu, kering dan bahkan mati.

Baca Juga :  Guru SDN Leko Tong Minta Pemkab Manggarai Timur Bangun Ruang Kelas Baru

Dia mengatakan, petani Selatan Manggarai Timur mulai dari Wae Lengga Kecamatan Kota Komba, Kecamatan Borong hingga Kecamatan Rana Mese dipastikan gagal panen.

“Tanaman jagung yang sudah berbunga tidak ada harapan untuk berbuah, kalaupun jadi pasti isinya kecil. Jagung yang jadi hidup dari embun, karena sejak jagung mulai berbunga pada saat itu juga hujan tidak pernah turun”.

Para petani tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu tanaman tersebut karena air untuk menyiram tanaman tidak ada. Harapannya, ada solusi dari pemerintah mengingat para petani lebih banyak mengeluarkan modal.

Baca Juga :  Lembah Colol, Surganya Kopi Dunia

Yoris berharap pemerintah bisa mendata mereka masuk sebagai warga penerima beras bantuan.

“Harap dari hasil jual jagung untuk kebutuhan beli beras dan kebutuhan rumah tangga lain itu mustahil,” kata Yoris. *

Penulis: Albert Harianto I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Wisata Literasi, SDIT Rabbani Akan Kunjungi Kantor Bupati, Toko Buku Gramedia dan Perpustakaan Daerah
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 07:18 WITA

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Selasa, 21 April 2026 - 06:46 WITA

Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA