LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Sukses menyelenggarakan Picnic Over The Hill (POTH) 1 pada November lalu dengan total kunjungan 1.037 orang, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali gelar POTH 2 pada 9-10 Desember 2023.
Shana Fatina, Dirut BPOLBF mengatakan, event POTH 2 merupakan wujud aktualisasi dari aktivasi Parapuar sebagai kawasan pariwisata baru di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT).
Event POTH 2 Parapuar juga merupakan tindak lanjut dari masukan pengunjung dan pelaku UMKM di POTH 1 untuk lebih sering menggelar event di Labuan Bajo.
POTH 1 pada November lalu, demikian Dirut Fatina, adalah cara BPOLBF untuk mulai aktivasi dan memperkenalkan Parapuar sebagai kawasan pariwisata di Labuan Bajo, sama halnya dengan event POTH 2.
Namun, di sisi lain setelah BPOLBF melakukan exit survey kepada para pengunjung dan pelaku UMKM di POTH sebelumnya, ternyata banyak yang meminta agar event ini diadakan kembali, sehingga lahirlah POTH 2 ini.
Tentunya dengan kemasan dan bintang tamu yang tidak kalah seru dengan yang sebelumnya.
Selain itu, pembenahan berbagai fasilitas dasar juga telah BPOLBF lakukan berdasarkan masukan- masukan dari survei kepuasan pengunjung pasca event POTH 1, jelas Dirut Fatina.
Event yang diadakan selama 2 hari berturut-turut ini juga akan diwarnai beragam atraksi yang tentunya akan melengkapi akhir pekan para pengunjung sembari menikmati keindahan alam Labuan Bajo dari atas bukit.
Beberapa bintang tamu yang dihadirkan untuk memeriahkan event POTH 2 adalah Saykoji, Mukarakat, Justy Aldrin, Saint Yowzha, dan Glen Sebastian.
Tidak hanya itu, event ini juga bekerja sama dengan Perhimpunan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik RI (PAPRI) DPC Manggarai Barat yang semakin melengkapi taburan para bintang dalam event ini.
Selain berpiknik dan menikmati suguhan para talent ini, POTH 2 juga menawarkan beragam aktivitas lain seperti food festival, mini games, community talk dan pop up, kids play ground, dan tampilan tarian baik tradisional maupun modern dance dari Komunitas Seni di Manggarai Raya. *
Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando









