LARANTUKA, FLORESPOS.net-Gerak cepat ditunjukkan oleh Simpul Inspirasi Kreasi Nusantara (Sinkron), sebuah lembaga pendidikan, pengembangan bakat, talenta dan kreatifitas masyarakat berbasis di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT.
Lembaga yang dipimpin Agnetis Da Noa yang meraih terbaik kedua kategori pendidikan Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flores Tahun 2023 ini mulai menjaring 100 guru inovatif Kabupaten Flores Timur untuk didampingi dalam persiapan mengikuti Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flores Timur tahun 2024.
“Tahun 2022 dan 2023, Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Flores Timur khususnya Kategori Pendidikan, pesertanya sangat minim. Ini yang mendorong Sinkron ambil peran pendampingan. Kami mulai penjaringan 100 guru inovatif Flores Timur,” kata Agnetis Da Noa dalam rilis yang diterima Florespos.net, Minggu (20/8/2023).
Agnetis mengatakan, Sinkron sudah mulai menjaring calon inovator sejak Sabtu (19/8/2023).
“Mulai Sabtu 19 Agustus 2023, kami membuka pendaftaran bagi 100 guru inovatif Flores Timur. Sudah ada 11 guru yang mendaftar. Kami berharap bisa sampai 100 orang guru,” katanya.

Agnetis menjelaskan, untuk proses pendampingan calon inovator itu, Sinkron berkolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari penyusunan proposal inovasi, penyiapan bahan presentasi, dan dokumen pendukung inovasi tersebut.
“Bagi Bapa/Ibu Guru se Kabupaten Flores Timur silahkan mendaftarkan diri melalui link Penjaringan 100 Guru Inovatif Flores Timur-SINKRON https://forms.gle/k5oq6Kq4G3Ffb8mJ9 meliputi Nama, Asal Sekolah/ Lembaga/Komunitas, Deskripsi Singkat Inovasi yang akan dikembangkan dan nomor WA,” katanya.
Salah satu guru yang sudah daftar, Moh. Zaeni Ratuloli mengatakan, Sinkron melakukan langkah yang tepat menjembatani guru-guru di Kabupaten Flores Timur. Sinkron tidak hanya mengejar prestasi untuk komunitasnya semata, tetapi berkontribusi untuk orang atau komunitas lainnya.
“Saat ini perkembangan teknologi dan informasi begitu cepat dan pesat. Guru mesti terus upgrade kemampuan. Guru tidak bisa berpikir sendiri tetapi harus terlibat dalam ruang diskusi yang lebih luas, berpartisipasi dalam ruang-ruang pertemuan sehingga dapat meningkatkan kualitas diri dan mengikuti perkembangan,” katanya.
Zaeni Boli, begitu Moh. Zaeni Ratuloli akrab disapa berjanji akan mendorong inovasi Bengkel Seni Millenial SMK Sura Dewa untuk mengikuti Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flores Timur Tahun 2024 mendatang.
“Bagus. Memang, jika kita bicara tentang profesi guru, ya, harus inovatif. Saya akan mendorong inovasi Bengkel Seni Millenial SMK Sura Dewa Larantuka,” katanya.
Florespos.net mencatat, Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flores Timur digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), sudah berjalan dua tahun.
Selama dua tahun (2022 dan 2023) berjalan, inovator/inovasi yang masuk mengikuti lomba didominasi kalangan masyarakat. Sementara kategori perangkat daerah dan kategori pendidikan masih rendah dari segi jumlah.
Berdasarkan data Bidang Litbang pada Bappelitbangda Flores Timur yang mengikuti Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flores Timur tahun 2022, berjumlah 14 inovasi. Dari 14 inovasi, 3 inovasi di antaranya berasal dari kategori pendidikan, 6 inovasi perangkat daerah, 1 inovasi LSM, dan 4 inovasi masyarakat
Sementara lomba yang sama di tahun 2023, berjumlah 20 inovasi. Dari 20 inovasi itu, 3 di antaranya berasal dari kategori pendidikan, 6 inovasi dari kategori perangkat daerah dan 11 inovasi dari kategori kalangan masyarakat. *
Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus










