LARANTUKA, FLORESPOS.net-Perairan Pulau Waibalun di Kelurahan Waibalun, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/9/2025) pagi begitu ramai.
Sejumlah komunitas berkumpul. Mereka adalah Pokdarwis Nuha Waibalun, Kelurahan Waibalun bersama PT Aggreko, Komunitas Peduli Alam Sahara, Kunci Dunia, Mura Rame dan Berguna Id dan beberapa lainnya.
Komunitas lingkungan ini bersama melakukan aksi dan menanam dan sosialisasi pelestarian terumbu karang.
“Ikut terlibat dalam kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) dan anak-anak SDK Waibalun 1,” kata Karolus Banda Larantukan, Staf Pengajar IKTL, Senin (29/9/2025) pagi.
Lurah Waibalun, Alfonsus Tadon Tukan Betan, M.M., menjelaskan, PT. Aggreko sebagai inisiator melalui Pokdarwis Kelurahan Waibalun dan telibat berbagai komunitas memberikan perhatian terhadap pelestarian terumbu karang di perairan Pulau Waibalun.
Aksi yang dilakukan, sebut Tadon Betan, yakni pembuatan blok terumbu karang dan ditempatkan di dasar laut Nuha Waibalun. Tujuannya, memulihkan terumbu karang: menjadi media tempat karang baru menempel dan tumbuh.
“Selain itu untuk menciptakan habitat ikan: lubang-lubang dari terumbu karang menjadi tempat perlindungan ikan kecil dan biota laut lain. Selain itu, untuk menstabilkan ekosistem: membantu mengurangi kerusakan akibat gelombang dan aktivitas manusia,” katanya, Senin (29/9/2025).
Tadon Betan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh komunitas yang mengikuti aksi peduli lingkungan tersebut. Dia juga mengajak komunitas dan masyarakat untuk terus merawat, menjaga dan melestarikan lingkungan laut.
“Mari menjaga kelestarian terumbu karang di perairan Pulau Waibalun demi kelestarian sumber daya alam ikan dan biota laut lainnya dengan tidak merusak alam bawah laut,” harap dia.
Tadon Betan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua komunitas yang terlibat dalam aksi nyata merawat, menjaga dan melestarikan lingkungan alam terutama di perairan Pulau Waibalun tersebut.
“Terimakasih atas dukungan Manajemen PT Aggreko, Plt. Camat Larantuka, Dinas Perikanan Flores Timur, Dinas Lingkungan Hidup, Lurah Balela, Mahasiswa/i IKTL Prodi Teknologi Hasil Perikanan, dan adik-adik SDK Waibalun I serta semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” katanya.
Staf Pengajar IKTL, Karolus Banda Larantukan bersama mahasiswa IKTL Program Studi Teknologi Hasil Perikanan menyampaikan terima kasih karena bisa terlibat dalam aksi nyata merawat, menjaga dan melestarikan lingkungan laut khususnya di perairan Pulau Waibalun tesebut.
“Terima kasih untuk aksi ini. Mari terus bersama menjaga dan merawat laut kita,” ajak Karolus Larantukan. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus










