Camat Reok Nyalakan Patriotisme Indonesia dari Arena Pasar Rakyat dan Pentas Seni Budaya untuk Indonesia - FloresPos Net

Camat Reok Nyalakan Patriotisme Indonesia dari Arena Pasar Rakyat dan Pentas Seni Budaya untuk Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Reok Theobaldus Junaidin (ke-3 dari kiri), Sekcam Reok Rita Udin (ke-2 dari kiri) dan Kasek SMAGER  RD. Agustinus Sunday Cakputra, S.Fil,. M.Th (ke-3 dari kanan) dan beberapa guru SMAGER berpose bersama saat konsultasi kegiatan Pasar Rakyat, Pentas Seni dan Budaya memeriahkan HUT RI ke-80 Tingkat Kecamatan Reok, baru-baru ini. Foto Istimewa.

Camat Reok Theobaldus Junaidin (ke-3 dari kiri), Sekcam Reok Rita Udin (ke-2 dari kiri) dan Kasek SMAGER RD. Agustinus Sunday Cakputra, S.Fil,. M.Th (ke-3 dari kanan) dan beberapa guru SMAGER berpose bersama saat konsultasi kegiatan Pasar Rakyat, Pentas Seni dan Budaya memeriahkan HUT RI ke-80 Tingkat Kecamatan Reok, baru-baru ini. Foto Istimewa.

RUTENG, FLORESPOS.net-Camat Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Theobaldus Junaidin, S.H berkali-kali meminta warga yang dipimpinnya untuk terus menyalakan patriotisme Indonesia dengan memperkuat cinta tanah air dan menjaga warisan budaya, serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

“Kemerdekaan tidak hanya kita rayakan dengan bendera dan lagu tetapi juga harus diisi dengan karya nyata. Kita harus perkokoh persatuan dan rasa bangga terhadap budaya kita,” demikian penggalan Camat Theobaldus Junaidin dalam sambutannya saat membuka Pasar Rakyat, Pentas Seni dan Budaya di Arena Pusat Kegiatan Lapangan Sepak Bola Reo, Selasa (12/8/2025) malam.

Camat Theobaldus meminta elemen warga yang dipimpinnya unrtuk menjadikan momentum peringatan  HUT RI ke-80 tahun ini sebagai medium untuk memperkuat cinta tanah air dan warisan budaya.

“Kemerdekaan tidak hanya kita rayakan dengan bendera dan lagu tetapi juga harus diisi dengan karya nyata. Kita harus bersatu dan menunjukkan kebanggaan  terhadap budaya kita,” kata Camat.

Camat juga menggarisbawahi bahwa ajang Pasar Rakyat, Pentas Seni dan Budaya yang digelar sejak Selasa (12/8/2025) hingga Jumat (15/8/2025) menjadi mewarisi aneka nilai untuk warga yang dipimpinnya, termasuk nilai persatuan.

“Ajang Pasar Rakyat, Pentas  Seni dan Budaya ini mampu mempersatukan hati seluruh warga Reok,” kata Camat.

Aneka Kreativitas Siswa

Disaksikan Florespos.net, di hari pertama pentas seni, sejumlah siswa dari beberapa sekolah mengisi panggung pentas seni dan budaya.

Acara dibuka dengan penampilan penyanyi solo siswi SMAS Santo Gregorius Reo (SMAGER) Naya yang membawakan lagu Indonesia Pusaka yang diiring gitaris siswa kelas X SMAGER Beril.

Baca Juga :  Maria Octaviana Moi Terpilih Menjadi Puteri Pendidikan Provinsi NTT 2023

Selanjutnya, rangkaian acara diisi penampilan siswa MIN I Manggarai, siswi MIN  2 Manggarai, Musikalisasi Puisi MTsN Manggarai, Dance Flobamora SDK Reo 3 dan tarian Kreasi SMAS Santo Gregorius Reo.

Pelbagai acara yang dibawakan sangat menghibur elemen warga yang hadir. Bahkan ada di antara penonton yang turut menyanyi di saat siswa SMAS Santo Gregorius Reo membawakan lagu Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki dengan lirik “

Indonesia tanah air beta

Pusaka abadi nan jaya

Indonesia sejak dulu kala

Tetap dipuja-puja bangsa

Di sana tempat lahir beta

Dibuai dibesarkan Bunda

Tempat berlindung di hari tua

Tempat akhir menutup mata

Di sana tempat lahir beta

Dibuai dibesarkan Bunda

Tempat Berlindung di Hari Tua

Tempat akhir menutup mata

Menikmati Aneka Produk Unggulan Lokal

Selain dihibur dengan penampilan para penyanyi atau penari dari beberapa sekolah, elemen warga Reok yang hadir di arena pentas seni dan pasar rakyat malam itu juga dimanjakan dengan menu-menu kuliner lokal olahan pelaku UMKM Kecamatan Reok.

Warga menikmati olahan sate, soto, sempol, kue, pelbagai jenis ubi, bakso dan produk-produk kuliner lokal lainnya dengan harga yang terjangkau.

Sangat Terhibur

Suster Rosa, SSpS didampingi empat suster SSpS lainnya yang menyaksikan rangkaian Pasar Rakyat, Pentas Seni dan Budaya mengaku sangat terhibur dengan aneka acara yang ditampilkan pada malam pertama.

“Penampilan para siswa sangat terhibur,” kata Suster Rosa.

Pengakuan serupa disampaikan Mama Katarina asal Kelurahan Mata Air. “Saya sangat senang dengan acara-acara yang ditampilkan malam ini,” kata Mama Katarina.

Baca Juga :  Lapangan Pancasila Tetap Jadi Tempat Upacara dan Sholat Bagi Umat Muslim

Hadir dalam rangkaian pentas hiburan yang dipandu Sebastian Utu, S.Pd.Gr ini Camat Reok Theobaldus Junaidin, S.H., Sekcam Reok Rita Udin; anggota Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Reok, Vikaris Paroki Reo RD. Agustinus Sunday Cakputra, S.Fil, M.Th; para kepala desa/lurah, pimpinan sekolah dan panitia.

Diberitakan media ini sebelumnya, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aneka kegiatan pasar rakyat, pentas seni dan budaya untuk memaknai HUT RI ke-80 Tingkat Kecamatan Reok yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola SDK Reo 3, Selasa hingga Jumat (12-15 Agustus 2025).

Panitia mempersilahkan elemen warga Kecamatan Reok untuk menyambangi arena Pasar Rakyat, Pentas Seni dan Budaya.

Panitia Umum Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80 Tingkat Kecamatan Reok, Rita Udin, SP melalui Koordinator  Seksi Pasar, Pentas Seni dan Budaya Gregorius Ambot, S.Pd.Gr kepada media ini menjelaskan bahwa hingga Senin (11/8/2025) jumlah kelompok warga atau lembaga atau perorangan yang sudah mengikuti /membawakan acara saat pentas seni sebanyak 16 item acara, sementara untuk kegiatan UMKM belum terdaftar semuanya.

“Untuk pameran, kami siapkan lokasi. Kami persilahkan pelaku UMKM untuk siap tenda dan perlengkapan masing-masing,” kata Gregorius Ambot.

Gregorius Ambot mempersilahkan pihak sekolah/lembaga/desa/kelurahan/komunitas atau perorangan yang mau menyumbangkan acara pentas seni dan yang hendak memasarkan usahanya selama pameran berlangsung.

“Kami masih membuka kesempatan bagi sekolah/lembaga/desa.kelurahan/komunitas atau perorangan  yang mau menyumbangkan acara pentas seni bisa disampaikan via grup,” pinta Gregorius Ambot.*

Penulis : Walburgus Abulat

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Wisata Literasi, SDIT Rabbani Akan Kunjungi Kantor Bupati, Toko Buku Gramedia dan Perpustakaan Daerah
Berita ini 526 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 07:18 WITA

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Selasa, 21 April 2026 - 06:46 WITA

Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA