Kos-kosan ASN di Ende jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP Amankan Lima Perempuan - FloresPos Net

Kos-kosan ASN di Ende jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP Amankan Lima Perempuan

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ende mengungkap adanya praktik prostitusi di sebuah kos – kosan di Kota Ende.

Menurut keterangan dari Kasat Pol PP Ende, Ibrahim, rumah kos tersebut milik seorang ASN yang bekerja di Kabupaten Ende. Saat operasi penggerebekan ke kos tersebut Satpol PP mengamankan lima orang perempuan yang berusia rata – rata 16- 19 tahun.

Kasat Pol PP Ende, Ibrahim yang didampingi Kabid Kapasitas dan SDM, Kris Nggala dalam keterangan persnya kepada wartawan, Rabu (15/7/2026) menjelaskan kronologisnya.

Ibrahim mengatakan hal ini berawal dari informasi masyarakat yang disampaikan ke pihak Satpol PP Ende bahwa di kos-kosan milik Ibu NA seorang ASN di salah satu Puskesmas di kota Ende yang beralamat di jalan Kesehatan Kelurahan Kotaratu dijadikan tempat prostitusi yang telah meresahkan masyarakat.

Menyikapi informasi tersebut, maka pada tanggal 10 Juli 2026 Satpol PP Ende melakukan pemantauan di lapangan dan memastikan kos tersebut jadi tempat prostitusi.

Baca Juga :  Pater Thias Ajak Umat Onekore Refleksikan Perannya dalam Penyaliban Yesus

Kata Ibrahim setelah memastikan kebenarannya, maka pada tanggal 13 Juli 2026 sekitar pukul 22.00 wita dilakukan penggerebekan di kos tersebut.

Dari penggerebekan itu Satpol PP Ende berhasil mengamankan lima orang perempuan pelaku prostitusi online. Lima perempuan itu kemudian dibawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan secara insentif diketahui kelima perempuan tersebut berasal dari beberapa kabupaten dan telah tinggal di kos tersebut sekitar dua bulan lebih.

Lima orang perempuan itu diketahui berinisial SO umur 19 tahun berasal dari Kabupaten Ngada. Inisial KPU umur 18 tahun berasal dari Kabupaten Lembata.

Inisial BKS umur 19 tahun berasal dari Kabupaten Ngada. Inisial CAJN umur 18 tahun berasal dari Kabupaten Manggarai dan Inisial VNG umur 16 tahun berasal dari Kabupaten Ngada.

Ada Peran Mucikari

Kasat Pol PP menjelaskan keterangan yang diperoleh dari ke lima perempuan tersebut diketahui bahwa praktek prostitusi yang dilakukan dikoordinir oleh seorang mucikari bernama berinisial T.

Baca Juga :  Ini Komitmen PT Banera Hadirkan Apotek Pelengkap di Kompleks RSUD Ende

Mucikari tersebut yang menghubungi pelanggan dengan tarif di kisaran 200-300 ribu. Atas jasanya mucikari tersebut mendapatkan uang 50 ribu rupiah setiap kali transaksi dan kelebihannya diserahkan kepada pemilik kos untuk biaya kos yang telah ditentukan sebesar Rp. 2.250.000,-

Oleh mucikari mereka diberi target harian sebesar Rp. 1.000.000. Ironisnya meskipun mereka berhalangan atau haid tetap dipaksakan melayani tamu.

Ibrahim mengatakan saat ini kelima perempuan tersebut masih diamankan di kantor Pol PP untuk pemeriksaan lanjutan dan kordinasi untuk memulangkan ke daerah masing – masing.

Untuk pemilik kos dan mucikari, kata Ibrahim, sudah dilakukan pemanggilan yang dijadwalkan hari ini, Rabu (15/7/2026) namun keduanya tidak memenuhi panggilan.

Kelima Perempuan tersebut juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Onekore dan dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui satu orang mengindap spilis, 3 orang reaktif spilis dan satu orang positif hamil.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Warga Ende Dilarang Membeli Barang Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Jual di Badan Jalan dan Trotoar
Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan
Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel
Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital
Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
Berita ini 531 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:57 WITA

Warga Ende Dilarang Membeli Barang Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Jual di Badan Jalan dan Trotoar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:49 WITA

Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:46 WITA

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Mitos Energi Bersih dan Ancaman Ekologis

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:03 WITA

Opini

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:33 WITA