Festival Genang Era Leworok di Flores Timur, Pesta Pangan dan Kearifan Ekologis - FloresPos Net

Festival Genang Era Leworok di Flores Timur, Pesta Pangan dan Kearifan Ekologis

- Jurnalis

Rabu, 15 November 2023 - 21:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Orang Muda Pandu Budaya Leworok, Desa Leraboleng, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Festival Genang Era. Festival ini berlangsung mulai Rabu hingg Jumat (15-17/11/2023).

Pendamping Orang Muda Pandu Budaya, Silvester Petara Hurint mengatakan, festival itu digerakkan orang muda Pandu Budaya dan melibatkan komunitas adat dari Pulau Solor, Adonara, Flores Timur Daratan dan Lembata.

Dia menjelaskan, “Genang Era” dalam bahasa Lamaholot adalah “mewariskan benih”. Festival ini menegaskan semangat orang muda untuk menggali, mengangkat dan memperkenalkan kembali keragaman pangan lokalnya.

Benih pangan lokal telah teruji melewati tantangan alam. Karena itu mesti dijaga dan diwariskan.

Ketergantungan terhadap beras pasokan dari luar selama ini menyebabkan minimnya pengetahuan generasi muda Flores Timur terhadap keanekaragaman pangan lokal di daerahnya.

“Festival Genang Era adalah jalan bagi pandu budaya untuk mengenali dan menegaskan pangan lokal sebagai solusi dalam menghadapi persoalan pangan yang ramai dibicarakan dewasa ini,” kata Silvester Hurint dalam rilis kepada Florespos.net, Rabu (15/11/2023).

Baca Juga :  Pesan Vikjen Keuskupan Larantuka Terkait Semana Santa

Silvester Hurint menjelaskan, komunitas adat yang memiliki dan merawat benih pangan lokal, ritus serta segala tradisi dan pengetahuan terkait pangan menjadi rumah belajar yang tepat bagi orang muda.

Bahwa pangan bukan sebatas apa yang dimakan melainkan lebih dari itu menyimpan kekayaan kerohanian, pengetahuan dan ungkapan cita-rasa seni masyarakatnya.

Kata Silvester Hurint, Festival Genang Era akan menampilkan prosesi benih, pameran, workshop pengolahan pangan lokal, pentas seni, atraksi panen madu, permainan rakyat, lomba cerita rakyat, kunjungan ke situs dan hamparan ladang tradisional, dialog budaya bertema “Ritus dan Pangan”,  ritual ape nahan (mengakhiri musim panas dan memasuki musim tanam) dalam tradisi berladang.

“Festival Genang Era di Leworok, Desa Leraboleng, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur berlangsung mulai Rabu hingg Jumat (15-17/11/2023),” katanya

Silvester Hurint mengatakan, Festival yang merupakan presentasi hasil belajar Sekolah Lapang Kearifan Lokal yang diselenggarakan oleh Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Dirjen Kebudayaan Kemdikbudristek RI di Kabupaten Flores Timur tahun 2023.

Baca Juga :  Jalan Berlubang Menuju RSD Aeramo dan Polres Nagekeo Sudah Diperbaiki

“Festival ini adalah pesta keanekaragaman pangan berikut pengetahuan dan kearifan etis-ekologis serta nilai-nilai  yang melekat padanya,” katanya.

Menurut Silvester, pelaksanaan Festival Genang Era adalah  momentum awal dalam usaha menginternalisasikan kembali nilai, pengetahuan, dan praktik budaya berpangan lokal dalam kehidupan sehari-hari.

Mengubah pola konsumsi masyarakat serta mendorong arah pembangunan yang berorientasi pada pelestarian dan pemanfaataan budaya pangan.

Selain itu, kata Silvester Hurint yang juga Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur ini, festival ini bertujuan menyelamatkan pengetahuan tentang pangan lokal serta mendorong usaha kuliner berbahan pangan lokal di Kabupaten Flores Timur.

“Selama 3 hari festival, anda menyaksikan kegembiraan dan daya hidup yang luar biasa dari nyanyian-nyanyian ladang, kegembiraan mengolah pangan dan sukacita gotong-royong merawat kebersamaan. Juga doa-doa, rasa kagum-hormat terhadap alam dan kehidupan,” katanya. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Berita ini 271 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:25 WITA

Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Berita Terbaru

Opini

Prabowo Menggantikan Kepala BGN: Solusi atau Kolusi?

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:55 WITA

Opini

Hindayana dan Kurikulum Keteladanan

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:25 WITA