Berjaga Agar Selalu Terhubung dengan Tuhan - FloresPos Net

Berjaga Agar Selalu Terhubung dengan Tuhan

- Jurnalis

Minggu, 12 November 2023 - 08:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: RD. Donnie Migo

Minggu, 12 November 2023

(Minggu Biasa XXXII

Saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus,

Perkembangan teknologi informasi secara khusus internet beberapa tahun terakhir memberikan peluang bagi kita untuk selalu terhubung walau kita berdomilisi di tempat yang berbeda, baik secara geografis maupun secara budaya (termasuk Bahasa).

Melalui teknologi ini, kita bukan hanya terhubung dengan sesama manusia tetapi kita juga terhubung dengan pusat-pusat informasi, sehingga mempermudah kita untuk menemukan informasi apa yang kita butuhkan.

Hal ini membuat generasi yang hidup di masa ini melihat konetivitas dengan internet merupakan bagian dari kebutuhan dasar dan memprioritaskan waktu agar statusnya selalu terhubung (online) melalui profil virtual.

Kebutuhan untuk “selalu terhubung” ini memudahkan kita untuk memahami apa yang dimaksudkan dengan berjaga.

Dalam bacaan pertama dari Kitab Kebijaksanaan pada hari minggu biasa ke-32 ini, kata “berjaga” memiliki peranan penting dalam membentuk kualitas iman seseorang, “Siapa yang berjaga karena kebijaksanaan segera akan bebas dari kesusahan” (Kebijaksanaan 6:15).

Sikap berjaga membuat seseorang lebih hati-hati dalam mengambil keputusan penting dalam hidupnya, sehingga kesusahan tidak akan menghampirinya.

Baca Juga :  Berjagalah Dalam Doa

Sebab orang yang memiliki sikap berjaga dalam kebijaksaan akan menyadari dirinya selalu terhubung dengan Tuhan.

Hal ini, sebagaimana lima gadis bijaksana dalam Injil Matius hari ini (Matius 25:1-13), melalui minyak yang telah mereka siapkan pelita mereka selalu bernyala dan mereka dapat berjaga-jaga sepanjang malam hingga mempelai tiba dan mengundang mereka untuk masuk dan bergembira bersama dengan para undangan.

Santo Yohanes dari Salib menjelaskan symbol lima gadis ini mewakili lima panca indera manusia; telinga yang mendengar, mata yang melihat, kulit sebagai peraba, lidah yang mengecap dan hidung untuk membaui.

Kelima gadis yang bijaksana adalah mereka yang dapat menggunakan panca inderanya sebagai media yang membuat mereka selalu terhubung dengan Allah.

Hal ini yang membuat mereka merasa perlu untuk menyiapkan juga minyak dalam buli-buli agar mereka tidak kehilangan kontak dengan Allah.

Sementara lima gadis yang bodoh adalah mereka yang tidak menyadari bahwa kelima panca indera ini adalah bagian dari diri mereka yang dapat membuat mereka selalu terhubung dengan Allah.

Baca Juga :  Kasihilah Allahmu dan Sesamamu

Berjaga dalam konteks para gadis di sini adalah membiarkan diri mereka selalu terhubung dengan Allah dan dengan sesama, sehingga ketika Tuhan datang mereka mampu menyadarinya dan bergabung dalam pesta.

Ajakkan untuk berjaga dalam surat Rasul Paulus yang pertama kepada jemaat di Tesalonika, juga memberikan gambarkan kepada kita bahwa konektivitas kita dengan Tuhan yang telah kita mulai di dunia ini pada suatu saat akan dilengkapi dalam persekutuan dengan Kristus (1 Tesalonika 4:14).

Untuk itu, saudara-saudariku mengapa kita tidak membiarkan diri kita selalu terhubung dengan Tuhan? Apakah pilihan kita untuk selalu terhubung melalui internet dapat memberikan kita garansi akan kehidupan kekal?

Marilah kita menjadi lebih bijak dalam menggunakan panca indera kita, sehingga media natural ini dapat membantu kita terkoneksi dengan Allah melalui doa, bacaan-bacaan suci, kebaikan-kebaikan kita dan ekaristi. *

RD. Donnie Migo, Imam Keuskupan Maumere, Mahasiswa Global Programs (Missouri School of Journalism) pada University of Missouri, USA

Berita Terkait

Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara
Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende
Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final
Program MBG Belum Memberikan Dampak Siginifikan Bagi Petani di Daerah
Siswa SMKN di Manggarai Praktek Budidaya Semangka Sistem Irigasi Tetes di Maumere
Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, Kemenko Pangan dan BPOLBF Dorong Ketahanan Pangan Destinasi
Legend VBC Tumbang dari Bintang Sambar, Tim Putri Benteng Gading ke Semi Final
Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:37 WITA

Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:36 WITA

Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:36 WITA

Program MBG Belum Memberikan Dampak Siginifikan Bagi Petani di Daerah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:33 WITA

Siswa SMKN di Manggarai Praktek Budidaya Semangka Sistem Irigasi Tetes di Maumere

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:36 WITA