LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pengerjaan proyek ruas jalan Mulobahang-Walang di Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bermasalah.
Meski sudah evaluasi sebanyak tiga kali, namun progres pengerjaan proyek bernilai Rp 3 miliar lebih itu hanya sampai 18 persen.
“Proyek Jalan Mulobahang-Walang dikerjakan hanya sampai 18 persen. Kami sudah evaluasi sebanyak tiga kali dan tidak ada peningkatan. Rekanan kami PHK awal November lalu,” kata Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Flores Timur, Apolonia Corebima, SE., M.Si., Kamis (9/11/2023).
Nia Corebima mengatakan proyek rekonstruksi Jalan Mulobahang-Walang tersebut dikerjakan oleh rekanan Kontraktor Pelaksana CV Eveline dengan nilai kontrak Rp 3,172 miliar.
Menurut Nia Corebima, kegiatan proyek rekonstruksi Jalan Mulobahang-Walang senilai Rp 3,172 miliar itu untuk item pekerjaan pengaspalan, dan talud penahan badan jalan.
“Sebelum PHK, kami sudah evaluasi dan terus mendorong rekanan agar ada peningkatan. Tapi di lapangan tidak ada progres atau peningkatan. Proyek itu sesuai kontrak 3 Mei sampai akhir November,” katanya.
Nia Corebima mengatakan, pihaknya akan menggunakan mekanisme penunjukan langsung (PL) kepada rekanan/kontraktor lain untuk melanjutan pekerjaan jalan tersebut.
“Kami PL-kan dan saat ini sedang dalam proses di ULP,” pungkas Nia Corebima yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Flores Timur itu.
Florespos.net mencatat pada papan informasi proyek. Paket pekerjaan adalah rekonstruksi/peningkatan kapasitas infrastruktur jalan Mulobahang-Walang, Kecamatan Tanjung Bunga.
Proyek itu mulai kontrak tanggal 3 Mei 2023 dan waktu pelaksanaan 210 hari kalender. Nilai kontrak Rp 3.172.231.000 dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana CV Eveline. *
Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus










