Cegah Abrasi, Forkompimcam Sambi Rampas Tanam Mangrove - FloresPos Net

Cegah Abrasi, Forkompimcam Sambi Rampas Tanam Mangrove

- Jurnalis

Minggu, 15 Oktober 2023 - 16:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Mencegah abrasi pantai, Forkompimcam Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, menanam anakan mangrove di muara Pantai Wae Mbaling.

Demikian Camat Sambi Rampas Robert Nardin kepada Florespos.net, Sabtu (14/10/2023).

Camat Nardin mengatakan, pihaknya menanam ribuan anakan mangrove. Anakan itu untuk mengatasi abrasi yang sering terjadi wilayah muara Wae Mbaling.

Bersama komunitas Koramil 1612-05 Elar, Polsek Sambi Rampas, siswa/siswi SMAN 2 Sambi Rampas, serta siswa MAN Manggarai Timur Pota ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Reses di Desa Naru, Anggota DPRD Ngada Joys Djawa Jaring Banyak Aspirasi

Camat Robert Nardin mengatakan, menanam mangrove merupakan salah satu kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Kecamatan Sambi Rampas.

Selain tanam mangrove, kata dia, ada juga kegiatan lain, yaitu pertandingan bola sepak, serta pelayanan rekam cetak langsung KTP pemula dan Adminduk lainnya dari Dukcapil Matim terintegrasi dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Baca Juga :  ODGJ di Sikka Capai 1.220 Orang, Ada Yang Gagal Jadi Legislatif dan Kades

Dia mengatakan, untuk  turnamen diikuti sebanyak 33 klub sepak bola yang akan memperbutkan piala bergilir kecamatan dan hadiah uang puluhan juta rupiah.

Camat Nardin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan kerja samanya dengan harapan ke depannya Kecamatan Sambi Rampas terus berkembang dan maju. *

Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA