Reses di Desa Naru, Anggota DPRD Ngada Joys Djawa Jaring Banyak Aspirasi - FloresPos Net

Reses di Desa Naru, Anggota DPRD Ngada Joys Djawa Jaring Banyak Aspirasi

- Jurnalis

Senin, 16 Desember 2024 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Anggota DPRD Ngada dari Fraksi PKB, Yosef Filius David Djawa atau biasa disapa Joys Djawa melaksanakan Reses masa persidangan I DPRD Kabupaten Ngada, Minggu (15 /12/2024) di SDK Naru, Kecamatan Bajawa.

Dalam Reses ini Joys Djawa membahas penetapan Ranperda APBD Kabupaten Ngada Tahun Anggaran 2025.

Selain itu, acara ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan daerah mereka.

Joys Djawa didampingi oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Ngada, Wilfridus Ajo dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yoseph E. Bhara.

Turut hadir para guru, tenaga kependidikan, orang tua murid, Sekretaris Desa Naru Gregorius Goru juga masyarakat yang antusias menyampaikan berbagai usulan dan permasalahan yang ada.

Sejumlah usulan masyarakat seperti  legalitas tanah SDK Naru juga berharap  sekolah dapat mengakses bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah, yang dapat mendukung pengembangan fasilitas pendidikan di SDK Naru.

Penertiban tambang pasir dan pengaturan jam operasional dan warga juga mengusulkan agar izin tambang untuk pelaku UMKM dapat dipermudah, namun perlu ada pengaturan yang jelas terkait jam operasional tambang.

Baca Juga :  Sejumlah Terobosan Dilakukan Direktur Baru RSUD Bajawa

Mereka meminta agar tidak ada tambang yang beroperasi hingga larut malam, yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat.

Pemekaran Desa Naru

Masyarakat mengusulkan pemekaran Desa Naru untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah tersebut.

Warga juga meminta agar Program Indonesia Pintar (PIP) lebih diperluas agar lebih banyak pelajar yang mendapatkan manfaat dari bantuan pendidikan.

Selain itu, mereka juga menyarankan langkah konkret untuk memastikan ketersediaan air minum bersih yang layak bagi seluruh warga

Masih banyak usulan warga pada resea anggota DPRD Ngada, Joys Djawa seperti, pembangunan jembatan timbang, persoalan lainnya dampak Lingkungan dari Pertambangan Tambang Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), penertiban Jalan Tambang dan Pelayanan Pajak Satu Pintu terkait pertambangan, warga meminta penertiban jalan tambang untuk memastikan adanya pelayanan penagihan pajak MBLB yang lebih terorganisir.

Warga Naru juga meminta dukungan untuk UMKM. Warga meminta perhatian pada sektor UMKM yang bisa diberdayakan sebagai dampak dari aktivitas pertambangan, seperti usaha warung dan bengkel. Hal ini penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang dapat terpengaruh oleh keramaian dan aktivitas di area pertambangan.

Baca Juga :  Kepala Desa Wajib Tahu Data Desa Secara Akurat, Bupati Ngada Raymundus: Jangan Pakai Kata Kira-kira

Infrastruktur jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Naru. Masyarakat mengusulkan perbaikan infrastruktur jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Dengan jalan yang lebih baik, diharapkan sampah tidak berserakan di sepanjang jalan, sehingga menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.

Pengelolaan persampahan yang efektif di TPA mengingat pentingnya pengelolaan sampah yang baik, masyarakat meminta perhatian pada teknis pengelolaan sampah di TPA.

Mereka berharap pengelolaan yang lebih efektif dapat mencegah masalah lingkungan, seperti wabah penyakit yang disebabkan oleh sampah, termasuk lalat dan kondisi TPA yang kurang terkelola.

Kegiatan Reses tersebut dilakukan pula penyerahan Dana Reses SDK Naru untuk mendukung pengembangan sekolah.

Yosef Filius David Jawa menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat yang telah menyampaikan berbagai aspirasi penting untuk kemajuan daerah.

“Semua usulan ini akan kami bawa dalam pembahasan lebih lanjut di DPRD Kabupaten Ngada, untuk memastikan kebijakan yang diambil bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat,” tegasnya. *

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Berita ini 378 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Berita Terbaru