Tiga Desa di Nagawutung Lembata Kesulitan Air Bersih - FloresPos Net

Tiga Desa di Nagawutung Lembata Kesulitan Air Bersih

- Jurnalis

Selasa, 10 Oktober 2023 - 11:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEWOLEBA, FLORESPOS.net-Masyarakat tiga desa di Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini tengah mengalami krisis air bersih akibat kemarau berkepanjangan.

Tiga desa dimaksud, yakni Riabao, Duawutun dan Wuakerong.

Ketua Komisi II DPRD Lembata Petrus Bala Wukak mengatakan kekurangan air bersih yang dialami masyarakat tiga desa ini perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda) bersama DPRD.

“Kondisi ekonomi masyarakat saat ini cukup parah lalu masyarakat di tiga desa itu dibebani lagi harus membeli air bersih untuk kebutuhan mereka,” kata Piter kepada Florespos.net, Selasa (10/10/2023) pagi.

Karena itu, kata dia, anggaran untuk pemasangan jaringan air minum dalam Kota Lewoleba sebesar Rp. 4 miliar oleh Badan Anggaran DPRD pada Pembahasan APBD Perubahan dialihkan untuk pembangunan beberapa paket pekerjaan jalan, mesti dibatalkan dan dialihkan.

Kata dia, anggaran itu dialihkan saja untuk pengadaan pipa air minum untuk tiga desa di Kecamatan Nagawutung dan untuk jaringan air minum Wei Lain di Kecamatan Buyasuri dan Omesuri.

Piter mengatakan, ketika Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengalokasikan dana Rp 4 miliar untuk pekerjaan infrastruktur jalan (beberapa paket pekerjaan jalan) pada APBD Perubahan 2023, maka akan menimbulkan berbagai persoalan.

Persoalan tersebut, di antaranya kualitas pekerjaan sangat diragukan karena pekerjaan dilaksanakan pada musim hujan, pekerjaan bisa saja tidak selesai karena masalah waktu, apalagi di kerjakan pada musim hujan.

Baca Juga :  Tim Asesor BAN-SM NTT Proses Akreditasi SDK Naru

Bisa juga berdampak pada hukum, misalnya pekerjaan tidak bermutu dan lain sebagainya. Selain itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak mau atau menolak dengan pertimbangan soal waktu dan dampak hukumnya.

Karena itu, lanjut Piter, dana Rp 4 miliar tersebut dialihkan untuk pengadaan dan pemasangan pipa untuk tiga desa di Kecamatan Nagawutung dan air minum Weilain.

Dia mengatakan untuk tiga desa di Kecamatan Nagawutung, bak penampung sudah di bangun hanya pipa nya saja yang sudah rusak.

Kalau pengadaan dan pemasangan jaringan pipa, bisa dilakukan pada musim hujan dan tidak berdampak pada kualitas. Selain itu pemasangan jaringan pipa cepat dan sebelum akhir tahun bisa sudah selesai.

Piter mengatakan, untuk tiga desa di Kecamatan Nagawutung itu tinggal pemasangan pipa dari mata air ke bak reservoar. Jaringan pipa ke tiga desa sudah ada.

Secara terpisah Wakil Ketua Komisi II DPRD Lembata Paul Dolu mengatakan Badan Anggaran dan TAPD mesti jeli untuk melihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Paul mengatakan, masih ada tahapan penyerasian anggaran antara TAPD dengan Badan Anggaran DPRD pasca asistensi APBD Perubahan dengan Pemerintah Provinsi.

“Badan anggaran dan pemerintah daerah baru pulang asistensi, jadi masih ada waktu untuk merubahnya,” katanya.

Karena itu, tegas Paul saat penyerasian nanti TAPD dan Badan Anggaran DPRD memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan air bersih masyarakat Dusun Labanobol, Desa Watokobu.

Baca Juga :  Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Dia mengatakan anggaran Rp. 600 juta untuk air minum di Labanobol sebagaimana tertuang dalam APBD induk tahun 2023 tetap.

Dia mengatakan anggaran Rp 600 juta itu dialihkan untuk belanja modal, beli mobil tangki sehingga bisa melayani masyarakat Labanobol.

Paul mengatakan masyarakat Labanobol sudah ada bak penampung, yang mereka butuh adalah air buka fiber.

Anggaran untuk masyarakat Laba obol harus tetap ada untuk pengadaan mobil tangki melalui dinas pus untuk pelayanan air bersih masyarakat Labanobol dan lain sebagainya.

Paul mengatakan sangatlah lucu dan aneh Badan Anggaran dan TAPD membatalkan anggaran untuk air bersih di Labanobol yang terkuat dalam APBD induk lalu menganggarkan beli fiber dan sisanya dialihkan infrastruktur jalan.

Karena itu, Paul mengatakan saat penyerasian nanti Badan Anggaran dan TAPD berjiwa besar untuk membatalkan semua pekerjaan fisik (pekerjaan jalan)  yang dananya dari kegiatan pemasangan jaringan air bersih dalam Kota Lewoleba sebesar Rp. 4 miliar dan anggaran Rp 600 juta untuk air bersih di Labanobol.

Kata Paul, dana itu dianggarkan untuk pengadaan dan pemasangan pipa tiga desa di Kecamatan Nagawutun, Wei lain di Kecamatan Omesuri dan Buyasuri serta pengadaan mobil tangki untuk pelayanan air bersih bagi masyarakat Labanobol. *

Penulis: Maxi Gantung / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA