Diduga Keracunan Daging, Satu Warga Kabupaten Ende Meninggal Dunia, 9 Warga Dirawat Intensif - FloresPos Net

Diduga Keracunan Daging, Satu Warga Kabupaten Ende Meninggal  Dunia, 9 Warga Dirawat Intensif

- Jurnalis

Rabu, 27 September 2023 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net – Seorang bocah berusia 9 tahun, warga Kampung Borokapa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende,Provinsi NTT meninggal dunia setelah mengkonsumsi daging anjing, Jumat (22/9/2023) lalu.

Dalam peristiwa ini selain satu warga meninggal dunia masih terdapat 9 orang lainnya yang dirawat intensif di Puskesmas Maurole.

Bocah yang diketahui bernama Veronika Putri Oka itu meninggal setelah konsumsi atau makan daging anjing.  Ia  muntah berak selama dua hari dan dilarikan oleh keluarganya ke Puskesmas Maurole lalu meninggal pada Minggu (24/9/2023).

Seperti informasi yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Maurole, Yanty Londa di grup Whatsapp dua hari lalu, Bocah Veronika bersama beberapa warga di kampungnya memakan daging anjing yang mati mendadak. Veronika diduga keracunan setelah makan daging anjing  yang mati mendadak tersebut.

Baca Juga :  Tidak Melalui Prosedural, Keluarga Pulangkan Tenaga Kerja yang Direkrut LPK Harapan Bunda

Hingga berita ini dikirim ke redaksi, Rabu (27/9/2023) siang pihak Dinas Kesehatan belum memberikan keterangan resmi terkait hal ini pada hal sudah turun ke lapangan melakukan investigasi.

Camat Maurole, Paul Nggarang saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/9/2023) membenarkan hal ini.

Camat Maurole juga mengatakan korban itu diduga keracunan daging anjing karena menurut keluarga daging anjing yang dimakan mati mendadak.

“Betul informasi itu, kemungkinan keracunan. Petugas dari puskesmas dan pemerintah Kecamatan dan desa ke lokasi, menurut penyampaian keluarga daging anjing yang mereka makan mati di kolong tempat tidur di rumah, mereka bakar dan makan dagingnya,” katanya.

Hingga saat ini empat warga lainnya masih di rawat di puskesmas Maurole dan  kondisinya  makin membaik.

Baca Juga :  Seminggu Bertugas, Kapolres Ende Dengar Curhat dari Warga

Informasi yang dihimpun wartawan, anjing yang dikonsumsi warga tersebut adalah milik Paulus Pita.

Pada hari Jumat, 22 September 2023 sekitar jam 18.30 wita yang bersangkutan pulang dari kebun dan melihat anjing peliharaan tersebut masih hidup dan sekitar pukul 19.00 Wita saat sedang duduk santai saudara Paulus terkejut melihat anjing tersebut tiba-tiba terjatuh tertidur dan mati.

Beberapa menit kemudian datang Frederikus Raflin Nggili bersama beberapa orang lainnya langsung mengambil kemudian membakar anjing tersebut.

Menurut yang bersangkutan bahwa pada saat itu atau hari hari sebelumnya hewan anjing tersebut tidak menunjukan adanya gejala atau tanda sakit ataupun penyakit yang menyerangnya.*

Penulis: Willy Aran/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Puluhan Sopir Truk dan Pemilik Galian C di Sikka Datangi Kantor Bapenda Bahas Harga Material
Rumah Rusak Dampak Gempa Flores Bisa Dibangun Kembali Oleh Pemiliknya, Pemerintah Siapkan Dana
Kepala BNPB Paparkan Skema Pembangunan Rumah Rusak Berat Dampak Gempa Flores
Pemerintah Pagari Kawasan Sempadan Ndao untuk Penataan Taman Kota, Ini Respon Eks Pedagang
Kekuatan Wanita dan ‘Authentic Leadership’ (Membaca Kisah Fatima Zahra El Mansouri)
Wisata Flores, Menikmati Pesona Teratai di Danau Rana Tonjong
Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit
Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:43 WITA

Puluhan Sopir Truk dan Pemilik Galian C di Sikka Datangi Kantor Bapenda Bahas Harga Material

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Rumah Rusak Dampak Gempa Flores Bisa Dibangun Kembali Oleh Pemiliknya, Pemerintah Siapkan Dana

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Kepala BNPB Paparkan Skema Pembangunan Rumah Rusak Berat Dampak Gempa Flores

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Pemerintah Pagari Kawasan Sempadan Ndao untuk Penataan Taman Kota, Ini Respon Eks Pedagang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:35 WITA

Kekuatan Wanita dan ‘Authentic Leadership’ (Membaca Kisah Fatima Zahra El Mansouri)

Berita Terbaru