MBAY, FLORESPOS.net-Pendampingan Psikososial sangat penting diberikan kepada peserta didik pasca bencana gempa yang mengguncang Pulau Flores beberapa waktu lalu.
Menyadari hal itu, Yayasan Polikarpus Do (Yaspora) NTT kerja bareng PKBM Bintang Floresta Nagekeo menggelar Psychological First Aid (PFA) bagi 92 murid dan 12 guru SDI Butata di Desa Renduwawo, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo. Kegiatan berlangsung pada Kamis (24/9/2026).
Ketua Yayasan Polikarpus Do (YASPORA) NTT, Polikarpus Do, turun langsung dalam kegiatan pendampingan psikososial bagi para murid SDI Butata.
Polikarpus mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang terdampak situasi pascagempa Flores.
“Ini salah satu bentuk kepedulian kami dalam membangun kembali semangat anak-anak untuk belajar pascagempa Flores,” ujarnya.
Kata Polikarpus, anak-anak perlu mendapatkan perhatian setelah menghadapi situasi bencana yang dapat memengaruhi aktivitas, kenyamanan, dan semangat mereka dalam belajar.
Dia berharap pendampingan tersebut dapat membantu anak-anak kembali membangun semangat mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










