Kabupaten Nagekeo Masuk Daerah Rawan Bencana - FloresPos Net

Kabupaten Nagekeo Masuk Daerah Rawan Bencana 

- Jurnalis

Jumat, 9 Juni 2023 - 07:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net – Kabupaten Nagekeo merupakan salah satu kabupaten di Provinsi NTT yang termasuk daerah rawan bencana, baik bencana alam, bencana non alam maupun bencana sosial yang tersebar di 7 kecamatan, meliputi kekeringan, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, gempa bumi, gunung meletus, tsunami, abrasi pantai, gelombang ekstrem, wabah penyakit dan konflik sosial atau konflik antar kelompok atau teror.

Demikan hal itu disampaikan Ketua Panitia Focus Group Discussion (FGD) dokumen rencana kontijensi ancaman bencana kekeringan, banjir, tanah longsor dan gempa bumi berpotensi tsunami, Marianus U. Dhaki Dae . Kegiatan tersebut di laksanakan di aula Setda Nagekeo, Kamis (8/6/2023).

Marianus Dhaki Dae yang juga Kabid pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Nagekeo dalam laporan menyatakan, dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi beragam bentuk ancaman bencana tersebut, maka Pemkab Nagekeo melalui kerjasama lintas sektor pentaheliks melakukan langkah-langkah antisipasi.

Baca Juga :  Pekerja Waduk Lambo Antusias Sambut Wapres Gibran

Salah satunya berupa penyusunan dokumen rencana kontijensi (renkon) sebagai bentuk rencana persiapan penanganan kedaruratan jika terjadi bencana.

Dijelakan pula bahwa tahun 2021 yang lalu, Pemda Nagekeo bersama forum penanggulangan bencana daerah telah melakukan penyusunan dokumen renkon versi 4.0 terhadap 3 jenis ancaman bencana nyata di Nagekeo yaitu, bencana kekeringan, banjir dan tanah longsor.

Dalam proses penyusunannya dilakukan secara terpisah oleh tiga tim yang berbeda. Selanjutnya di tahun 2022, melalui kerja sama dengan Yayasan Plan Internasional area Flores Cabang Nagekeo, BPBD bersama FPRB Nagekeo telah menyusun dokumen renkon versi 5.0 terhadap bencana kekeringan, banjir, dan tanah longsor.

Dalam rencana tersebut belum dilakukan uji coba atau simulasi atas dokumen itu sehingga belum dapat disahkan. Tahun 2023 ini, kembali dilanjutkan terhadap 3 jenis ancaman bencana sekaligus menyusun 1 dokumen renkon yang baru, yakni renkon gempa bumi berpotensi tsunami.

Baca Juga :  Pengurus PHRI Cabang Nagekeo Periode 2025-2030 Dilantik, Ini Pesan Bupati

Lanjutnya, kegiatan FGD dokumen hari ini serta simulasi ruang dan gladi posko pada Jumat (9/6/2023) merupakan tahapan yang harus ditempu dalam proses penyusunan rencana kontijensi dan masih menyisakan 2 tahapan proses lagi.

Untuk diketahui, tujuan FGD dokumen renkon adalah untuk memperoleh interaksi data dari diskusi sekelompok partisan atau rensponden dalam hal meningkatkan ketajaman atau kedalaman data dan informasi untuk melengkapi dokumen.

Narasumber dan tim penyusun kegiatan FGD dan simulasi rencana kontijensi berasal dari BPBD Nagekeo, Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Nagekeo, Yayasan Mitra Tani Mandiri dan Yayasan WISE.

Sementara peserta yang mengikuti kegiatan FGD dan simulasi renkon hari ini sebanyak 80 orang yang berasal dari semua unsur pentaheliks penanggulangan bencana daerah, yakni dari unsur pemerintah, akademisi atau LSM, dunia usaha, masyarakat dan media.*

Penulis: Arkadius Togo/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit
Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:52 WITA

Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA