ENDE, FLORESPOS.net-Nasib malang menimpa salah seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ende, NTT.
Penyapu jalan yang diketahui bernama Ferdilius Pa (37) dikeroyok oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di jalan Kelimutu, Kota Ende, Selasa (29/8/2023) dini hari sekitar pukul 04.30.
Korban yang ditemui di kediamannya kompleks Woloweku, Rabu (30/8/2023) pagi menceritakan kronologis dirinya dikeroyok oleh OTK.
Ferdi mengatakan kejadian itu saat dirinya sedang bekerja membersihkan jalan di depan SMPN 1 Ende Jalan Kelimutu.
Saat itu dirinya dihampiri oleh tiga orang tak dikenal dan langsung memukulnya. Selain pukul pelaku juga mengancam akan membunuhnya.
“Mereka ada tiga orang pake satu motor berhenti dan langsung tendang saya di punggung, yang lainnya tempeleng dan dorong saya hingga tersandar di pagar. Sampai sekarang, saya belum masuk kerja karena punggung masih sakit,” katanya.
Saat kejadian itu ada warga yang berada di depan pasar Potulando melihat dan langsung berteriak dan berlari mendekat ke tempat kejadian. Namun ketiga orang itu sudah lari menggunakan sepeda motor.
Ferdi mengakui ketiga orang itu tidak dikenalnya dan tidak ada masalah pribadi dengan mereka. Ia mengatakan sudah bekerja sebagai penyapu jalan dan kejadian ini baru pertama dialaminya.
Pasca kejadian itu, kata Ferdi, ia langsung ke Polres Ende menyampaikan hal yang menimpa dirinya.
Ia berharap polisi bisa mengusut kejadian itu agar tidak terjadi lagi dan menimpa orang lain.
Pihak DLH Ende melalui Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3, Fransiskus Saverius saat dihubungi Florespos.net, Rabu (30/8/2023) pagi membenarkan ada petugas penyapu jalan yang bertugas di Jalan Kelimutu dikeroyok OTK.
“Dia sudah sampaikan dan kami mengharapakan agar mereka diberikan keamanan dan kenyamanan untuk bekerja karena mereka jam kerjanya pada dini hari,” katanya.
Salah seorang petugas kebersihan di DLH Ende, Yohanes Kea menyesalkan kejadian yang menimpa rekannya. Ia mengatakan tindakan tersebut tindakan yang tidak dibenarkan karena saat itu rekannya sedang bekerja.
“Kami sesalkan kejadian itu dan berharap ada jaminan keamanan bagi kami yang bekerja pada dini hari dan untuk warga kota yang sudah mulai beraktivitas,” katanya.
Pihak Polres Ende melalui piket yang bertugas pada saat itu membenarkan kasus itu sudah disampaikan oleh korban setelah kejadian dan polisi langsung turun patroli ke jalan Kelimutu. Korban meminta perlindungan dan tidak melanjutkan dengan Laporan Polisi (LP). *
Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando










