LARANTUKA, FLORESPOS.net-Kabar gembira datang dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Flores Timur. Pemda Flores Timur akan melakukan seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Untuk seleksi PPPK ini, Pemda Flores Timur mendapat alokasi dari Pemerintah Pusat sebanyak 800 orang tenaga teknis dengan perincian formasi pendidikan 228 orang, formasi kesehatan 225 orang dan formasi fungsional teknis 347 orang.
Hal ini disampaikan Penjabat Bupati Flores Timur, Drs Doris Alexander Rihi, M.Si., dalam Pidato Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-78, Rabu (16/8/2023).
Penjabat Bupati Doris Rihi mengatakan, di bidang aparatur negara (ASN), Pemda Flores Timur melalui Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia, telah melaksanakan seleksi Penerimaan PPPK pada tahun anggaran 2022 dengan alokasi 150 tenaga teknis, dari hasil seleksi tesrebut, 50 peserta seleksi dinyatakan lolos dan berhasil diangkat sebagai PPPK.
Selanjutnya, kata Penjabat Bupati Doris Rihi, sesuai KepmenPAN-RB No 517 Tahun 202 tentang Optimalisasi Pengisian Kebutuhan Jabatan Fungsional Teknis pada Pengadaan PPPK, akan dilakukan reformulasi ambang batas nilai seleksi kompetensi teknis dari hasil seleksi pengadaan PPPK tahun 2022, dan ditetapkan berdasarkan nilai terendah pada jabatan yang sama formasinya belum terpenuhi.
Optimalisasi Pengisian Jabatan ini akan dilakukan peserta eks THK II dan peserta non Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penjabat Bupati Doris Rihi mengatakan, untuk tahun 2023 ini, Pemda Flores Timur mendapat alokasi dari Pemerintah Pusat sebanyak 800 orang tenaga teknis dengan perincian formasi pendidikan 228 orang, formasi kesehatan 225 orang dan formasi fungsional teknis 347 orang.
“Hal ini tentu saja menjadi sesuatu yang menggembirakan, dan patut dimanfaatkan oleh para calon pendaftar dengan sebaik-baiknya agar diterima menjadi PPPK di kabupaten ini dan bersama-sama membangun pemerintah dan masyarakat Flores Timur,” katanya.
Pembangun Infrastruktur Jalan
Selain mengenai alokasi formasi seleksi PPPK, dalam pidato tersebut, Penjabat Bupati Doris Rihi juga menyampaikan sejumlah hal yang sudah dan sedang dilakukan termasuk pembangunan infrastruktur.
Terkait ini, Penjabat Bupati Doris Rihi menyebutkan, tahun ini, Flores Timur mendapat perhatian yang besar dari Presiden RI, Joko Widodo dengan program pembangunan infrastruktur jalan daerah antara lain Inpres dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 50,861 miliar yang tertinggi dari seluruh kabupaten/kota di NTT.
Dana tersebut, menurut Penjabat Bupati Doris Rihi dialokasikan untuk pembangunan ruas jalan di Pandai-Demondei sepanjang 7,10 km dengan total anggaran Rp 28 miliar, ruas jalan Ritaebang-Tanalein-Lewotana Ole sepanjang 5,30 km dengan total anggaran Rp 21 miliar.
Selain itu, saat ini juga tengah diproses rencana pembangunan jalan di simpang Siduku-Likotuden-Lamika sepanjang 8 km dengan total anggaran Rp 30 miliar.
Kata Penjabat Bupati Doris Rihi, khusus dalam Kota Larantuka, melalui Program Penataan Kota Larantuka, Pemda Flores Timur melalui Dinas PUPR telah melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan pada beberapa ruas jalan dalam kota dengan total sepanjang 7,4 km. *
Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus










