Tersangka Penculik Anak di Manggarai Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara - FloresPos Net

Tersangka Penculik Anak di Manggarai Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

- Jurnalis

Kamis, 10 Agustus 2023 - 17:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Terduga penculik anak di Manggarai, NTT telah ditetapkan menjadi tersangka. Dan, tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Dihubungi wartawan di Ruteng, Kamis (10/8/2023), Kapolres AKBP Edwin Saleh melalui Humas Ipda I Made Budiarsa mengatakan, perkembangan terkini penanganan kasus dugaan penculikan anak, pekan lalu adalah MA telah dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

“Penyidik bekerja cepat untuk menangani kasus yang menghebohkan itu. Statusnya sudah tersangka,” katanya.

Dikatakan, tersangka itu, diduga melanggar Pasal 76F jo Pasal 83 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Menyusul naiknya statusnya, untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut, yang bersangkutan telah ditahan. Penahanan itu akan memudahkan proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Luar Biasa, Siswa SMPN 4 Langke Rembong, Pentas Drama Dokumenter Belasan Ritus Adat Manggarai

Menurutnya, sesuai dengan hasil penyelidikan yang ada, tersangka nekad melakukan aksinya karena ingin menjadikan korban sebagai anaknya.

Mengapa? Karena tersangka itu tidak memiliki anak.

Sekarang ini, demikian Humas Budiarsa, penyidik intensif memeriksa tersangka agar berita acara pemeriksaannya bisa lebih cepat selesai. Dan, tentu lengkap dengan bukti-buktinya.

Sebelumnya, seorang warga, Kornelius Baru, menjadi awasan untuk siapapun baik dalam keluarga, sekolah maupun masyarakat umum bahwa cerita penculikan bukan hanya isu/hoaks.

“Syukur ini, polisi kerja cepat dan orang di warung foto-foto di dalam warung dan sepeda motor pelaku. Kalau tidak, mungkin prosesnya lebih lama,” katanya.

Baca Juga :  STIE Karya Gelar Wisuda ke-VI, Lahirkan 56 Sarjana Siap Bangun Ekonomi Lokal

Atas kejadian itu, perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak harus ekstra tinggi ketika berada di luar rumah baik di sekolah atau saat bermain atau urusan apa saja lain.

Kasus dugaan penculikan anak di Manggarai seperti diberitakan media sebelumnya, terjadi pekan lalu. Seorang siswi SD asal Pagal, Kecamatan Cibal, Manggarai, dibawa lari seorang pria beristeri asal Borong, Matim.

Dalam hitungan jam berkat sebaran informasi lewat medis sosial, dan sigapnya polisi, terduga pelaku berhasil menangkap terduga di Borong. Terduga MA yang berdomisili di Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Matim itu ditangkap sedang bersama remaja putri usia 11 tahun asal Pagal, Manggarai itu. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:28 WITA

Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Jumat, 11 September 2026 - 20:20 WITA

Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan

Jumat, 11 September 2026 - 17:46 WITA

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:46 WITA