Doa Bersama dan Seribu Lilin Oleh FKKR Ende Ajak Semua Pihak Perangi Humantraficking - FloresPos Net

Doa Bersama dan Seribu Lilin Oleh FKKR Ende Ajak Semua Pihak Perangi Humantraficking

- Jurnalis

Senin, 31 Juli 2023 - 11:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net – Forum Kerjasama Kongreggasi Religius (FKKR)  yang merupakan gabungan dari biarawan – biarawati yang berada di distrik Ende-Lio mengadakan doa bersama dan penyaalan seribu lilin memperingati hari anti humantraficking. Aksi ini sebagai ajakan untuk semua pihak memerangi humantraficking.

Kegiatan ini dilaksanakan di pelataran gereja paroki Kristus Raja Katedral Ende, Minggu (30/7/2023) malam  bekerjasama dengan Orang Muda Katolik (OMK) Katedral. Aksi ini juga diikuti oleh umat di Kota Ende.

Aksi menolak perdagangan orang dengan tema ” Aku Manusia Bukan Barang Yang Dijual Belikan, Aku Bermartabat” tersebut dikemas dalam doa bersama, fragametasi puisi tentang humantraficking dan penyaalan seribu lilin.

Baca Juga :  Warga Manfaatkan Program Prabowo Periksa Kesehatan Gratis di Puskesmas Boganatar

Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Pastoral Migran Perantau (KKP- PMP), RD. Reginald Piperno juga hadir pada aksi ini dan memaparkan data korban humantraficking serta kondisi korban yang pernah ditangani.

Ketua Forum Kerjasama Kongregasi Religius (FKKR) distrik Ende- Lio, Sr Mathea SSpS mengatakan kegiatan ini digagas oleh FKKR Ende untuk memperingati hari anti humantraficking.

“Kami yang tergabung dalam kegiatan ini adalah biarawan biarawati yang ada di distrik Ende- Lio. Kegiatan ini juga bekerjasama dengan OMK dan paroki Katedral Keuskupan Agung Ende,” kata Sr Mathea SSpS.

Baca Juga :  Pengurus PHRI Cabang Nagekeo Periode 2025-2030 Dilantik, Ini Pesan Bupati

Sr Mathea SSpS menegaskan pesan dari kegiatan atau aksi ini yaitu agar seluruh elemen masyarakat mengambil peran memerangi perdagangan orang yang sudah menjadi masalah serius di NTT dan Indonesia pada umumnya.

“Tugas memerangi humantraficking itu bukan saja menjadi peran atau tugas pemerintah tetapi menjadi masalah bersama yang harus diperangi,” tegas Ketua FKKR Ende.

Aksi ini dipandu oleh Br. Pio Hayon SVD dan doa bersama dibawakan oleh Sr Martalin SSpS.*

Penulis Willy Aran/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Empat Jabatan Lowong, Pemkab Manggarai Timur Gelar Seleksi Terbuka
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:10 WITA

Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa

Berita Terbaru