Bupati meminta pendidikan akuntansi koperasi diperkuat agar menghasilkan manajer koperasi yang andal.
Catatan redaksi: sambutan Bupati diterima redaksi dalam bentuk catatan ringkas, sehingga disajikan secara tidak langsung (parafrasa) dan bukan sebagai kutipan kata per kata.
Ketua STIE Karya: Gelar adalah Amanah
Ketua STIE Karya, Kirenius Conny Capri Watang, ST., MM, menyebut wisudawan hari itu menerima lebih dari sekadar dokumen kelulusan. “Hari ini kalian tidak hanya menerima selembar ijazah. Kalian menerima sebuah amanah,” katanya.
Ia menyebut tema wisuda sebagai cermin visi STIE Karya mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan berjiwa wirausaha.
Ia menggambarkan perjalanan studi lulusan yang tidak mudah. Ada yang menempuh jarak jauh dari kampung halaman menuju Ruteng, ada yang membagi waktu antara kuliah dan bekerja demi membiayai pendidikan, dan ada yang melewati masa sulit menyelesaikan tugas akhir sambil menghadapi keraguan diri.
Proses belajar mereka, ujarnya, dirancang berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
Kirenius mengurai tantangan ekonomi daerah, di antaranya keterbatasan akses permodalan UMKM, tata kelola koperasi yang belum optimal, rendahnya literasi keuangan masyarakat, dan ketergantungan pada pertanian tradisional yang rentan terhadap fluktuasi harga dan cuaca.
Di sisi lain, ia menyebut potensi daerah sangat besar, termasuk semangat gotong royong melalui credit union dan koperasi. “Tantangan ini bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dijawab,” katanya.
Ia menyatakan STIE Karya berkomitmen menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah melalui Tridharma Perguruan Tinggi, dan pendampingan tidak berhenti pada hari wisuda.
Penulis : Milikior Sobe (Kontributor)
Editor : Wall Abulat










