“Bagi kami, kalian bukan sekadar lulusan, tetapi bagian dari keluarga besar STIE Karya yang akan terus kami dampingi,” ujarnya. Kepada wisudawan, ia berpesan, “Hari ini adalah garis start, bukan garis finis.”
Ketua YPTTK: Integritas Membuka Kepercayaan
Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Tunas Karya (YPTTK), Mariyati Helsako F. Mutis, SKM, menyampaikan selamat dan apresiasi atas nama yayasan.
Ia menyebut gelar sarjana bukan sekadar tambahan di belakang nama, melainkan tanda satu tahap pendidikan telah selesai sekaligus amanah untuk menggunakan ilmu bagi kemanfaatan orang lain.
Mariyati menitipkan tiga pesan: jadilah sarjana yang kompeten, berintegritas, dan berdampak. “Keahlian dapat membuka pintu, tetapi integritaslah yang membuat orang terus memberikan kepercayaan kepada kita,” katanya.
Ia meminta dampak dimulai dari lingkungan terdekat. “Bangsa ini membutuhkan orang-orang yang menciptakan kesempatan,” ujarnya, seraya menutup dengan, “Hari ini saudara menerima gelar. Esok saudara membawa tanggung jawab.”
Wakil Wisudawan: Keberhasilan Milik Orang Tua
Elisabet Meo, yang mewakili seluruh wisudawan, menyebut STIE Karya Ruteng sebagai rumah untuk bertumbuh, tempat mereka belajar arti kerja keras, ketekunan, dan tanggung jawab.
Ia berterima kasih kepada yayasan, pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan, serta memohon maaf atas sikap yang kurang berkenan selama kuliah. “Hari ini adalah hari kemenangan,” kata Elisabet.
Menurut dia, keberhasilan itu bukan hanya milik pribadi, tetapi juga keluarga yang mendukung dalam diam. Ia mengajak rekan-rekannya mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Penulis : Milikior Sobe (Kontributor)
Editor : Wall Abulat










