Sarjana Berdampak Berkarya untuk Bangsa: Membangun Ekonomi Menumbuhkan Harapan - FloresPos Net - Page 3

Sarjana Berdampak Berkarya untuk Bangsa: Membangun Ekonomi Menumbuhkan Harapan

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurut Kanisius, ukuran pembangunan ekonomi daerah bukan hanya jumlah barang yang dihasilkan, melainkan nilai yang tercipta dari setiap sumber daya.

Terhubung dengan rantai nilai global

Kanisius menegaskan ekonomi lokal tidak berarti ekonomi yang terisolasi. Ia merujuk literatur tentang global value chains yang menunjukkan bahwa produksi modern melibatkan banyak wilayah dan negara dalam tahap produksi, distribusi, pemasaran, hingga pelayanan.

Tantangannya, kata dia, adalah bagaimana pelaku lokal meningkatkan posisi sehingga memperoleh bagian nilai tambah yang lebih besar.

“Berapa besar nilai yang dapat kita ciptakan sebelum produk tersebut meninggalkan daerah kita?” kata Kanisius, merumuskan pertanyaan strategis yang menurutnya harus diajukan daerah, bukan sekadar apakah produk bisa dijual ke luar daerah.

Baca Juga :  Ketika Alumni IFTK Ledalero Menyalakan Patriotisme ke-Indonesia-an  dari Paroki Reo Keuskupan Ruteng untuk Indonesia

Ia menyebut persoalan itu sebagai value added atau nilai tambah.

Data ekonomi nasional dan NTT

Kanisius mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagaimana ia paparkan dalam orasi. Ekonomi Indonesia pada 2025 tumbuh 5,11 persen, naik dari 5,03 persen pada 2024, dengan produk domestik bruto atas dasar harga berlaku sekitar Rp23.821 triliun.

Kelompok provinsi di Pulau Jawa masih menyumbang 56,93 persen terhadap perekonomian nasional pada 2025. Ia menilai angka itu menunjukkan bahwa persoalan pembangunan tidak hanya soal pertumbuhan, tetapi juga konektivitas dan kapasitas ekonomi antardaerah.

Untuk NTT, ia menyebut ekonomi tumbuh 5,01 persen secara tahunan pada triwulan II 2026 dan 5,16 persen pada semester I 2026. Struktur ekonomi NTT, kata dia, masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi sekitar 29,40 persen pada triwulan II 2026.

Baca Juga :  Lentera Pancasila di Ujung Timur Nusantara

Kanisius membaca angka tersebut sebagai tanda bahwa NTT memiliki basis ekonomi yang kuat pada sumber daya lokal, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif, sehingga tantangannya adalah menghasilkan nilai tambah yang lebih besar dari sektor-sektor itu.

Peran sarjana Manajemen dan Akuntansi

Kepada lulusan Manajemen, Kanisius meminta mereka berpikir “lokal dalam sumber daya, nasional dalam pasar, dan global dalam standar”. Ia menegaskan, “Tugas saudara adalah membangun organisasi yang mampu menciptakan pekerjaan dan nilai.”

Penulis : Milikior Sobe (Kontributor)

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Rosario di Ritapiret: Menguji Kesalehan dari Cara Kita Memperlakukan Sesama
Melangkah dengan llmu, Berkarya untuk Agromaritim Berkelanjutan: FTP3 Universitas Nusa Nipa Lepas Lulusan
Napak Tilas 37 Tahun Sri Paus John Paul II ke Flores: Seminari Tinggi Ritapiret Jadi Vatikan Semalam, Gelora Samador Maumere Locus Urbi et Orbi
Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung
Sokar Watubala Cikal Bakal Yasbida, Dari Kegiatan Sosial Karitatif Menjadi Yayasan Formil (Kenangan 40 Tahun Yasbida St. Vinsensius, 24 September 2026)
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Cerita Ketua RT Manchek Mbawu, Melayani Korban Gempa Flores dengan Sepenuh Hati
Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:22 WITA

Sarjana Berdampak Berkarya untuk Bangsa: Membangun Ekonomi Menumbuhkan Harapan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Rosario di Ritapiret: Menguji Kesalehan dari Cara Kita Memperlakukan Sesama

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Melangkah dengan llmu, Berkarya untuk Agromaritim Berkelanjutan: FTP3 Universitas Nusa Nipa Lepas Lulusan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Napak Tilas 37 Tahun Sri Paus John Paul II ke Flores: Seminari Tinggi Ritapiret Jadi Vatikan Semalam, Gelora Samador Maumere Locus Urbi et Orbi

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WITA

Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung

Berita Terbaru