Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia - FloresPos Net - Page 3

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari aspek keselamatan berkendara, jenis kendaraan ini rentan terguling (rollover) saat berbelok tajam dalam kecepatan tinggi akibat pusat gravitasi yang relatif tinggi serta geometri poros roda yang kaku.

Selain itu, dimensi fisiknya yang lebih lebar memakan ruang jalan (road space) lebih besar dibandingkan sepeda motor, sehingga berpotensi memperparah kemacetan lalu lintas apabila populasinya tidak dikendalikan dengan baik di koridor-koridor padat perkotaan.

Dari sudut pandang ekonomi dan industri, bobot kendaraan yang lebih berat berdampak pada konsumsi energi, baik bahan bakar maupun listrik yang lebih tinggi, sekaligus menyebabkan biaya akuisisi armada menjadi lebih mahal daripada sepeda motor konvensional.

Baca Juga :  BRI Cabang Ende Berikan Beasiswa Kepada Pelajar Berprestasi, Ini Harapan Pinca

Tantangan ini makin diperberat oleh ekosistem pendukungnya yang masih terbatas, mengingat industri manufaktur, ketersediaan suku cadang, serta regulasi kelaikan jalan seperti uji tipe untuk kendaraan roda tiga belum sekuat dan seluas ekosistem sepeda motor roda dua.

Pertimbangan

Pengembangan dan pemanfaatan kendaraan roda tiga (three-wheeler) dibandingkan kendaraan roda dua (two-wheeler) memiliki sejumlah alasan strategis, teknis, operasional, dan ekonomi, khususnya dalam konteks sistem transportasi daerah, konektivitas kawasan perdesaan, 3 Tertinggal, Terdepan, dan Terluar, dan Perbatasan (3TP), serta rantai pasok logistik first-mile/last-mile.

Baca Juga :  Ketika Destinasi Wisata Krokowolon Milik Seminari Tinggi Ledalero Pancarkan Keindahan Kongregasi SVD Dari Nian Tana Sikka untuk Dunia

Pertimbangan utama mengapa kendaraan roda tiga lebih unggul atau berpotensi dikembangkan daripada roda dua untuk fungsi-fungsi tertentu.

Pertama, kendaraan roda tiga memiliki kestabilan alami yang mencegah risiko terjatuh saat berhenti atau melaju lambat, serta lebih aman melewati jalan licin atau berlubang dibandingkan kendaraan roda dua.

Berita Terkait

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’
Komisi 1 DPRD Ende Berharap Gabriel Dala Mampu Membangun Kolaborasi yang Baik antara Legislatif dan Eksekutif
Ini Yang Dilakukan Gabriel Dala Setelah Dilantik jadi Sekda Ende Definitif
AMAN Flores Tengah Harap Pemerintah Selesaikan Hutan Produksi Nuabosi Pasca Pengesahan UU Reforma Agraria
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:54 WITA

Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:54 WITA

Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA