Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman - FloresPos Net - Page 3

Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kearifan lokal menjadi modal sosial yang berharga untuk memperkuat kohesi sosial sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan era digital dan perubahan zaman.

Keadilan dan Integritas sebagai Fondasi Kehidupan Berbangsa

Kehidupan kebangsaan yang kokoh tidak akan terwujud tanpa keadilan sosial dan integritas publik. Hingga kini, Indonesia masih menghadapi ketimpangan akses terhadap pendidikan, kesehatan, teknologi, dan kesempatan ekonomi yang membuat manfaat pembangunan belum dirasakan secara merata oleh seluruh warga. Pada saat yang sama, korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan berbagai bentuk ketidakjujuran terus menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik.

Baca Juga :  Paradoks Jalan Swadaya dan Ancaman Sistem Transportasi Nasional

Transparency International Indonesia merilis skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2025 yang berada pada angka 34 dari 100 dan menempatkan Indonesia pada peringkat 109 dari 182 negara, menurun dibanding tahun sebelumnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi masih menghadapi pekerjaan besar. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa kerugian negara akibat tindak pidana korupsi terus meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun.

Dalam perspektif Pancasila, keadilan dan integritas bukanlah nilai yang berdiri sendiri, melainkan fondasi moral yang menentukan kualitas kehidupan berbangsa. Negara dituntut menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat, sementara setiap warga dan penyelenggara negara berkewajiban menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan etika publik.

Baca Juga :  Ende Dalam Pusaran Bahaya Geothermal

Dengan demikian, pengamalan Pancasila tidak berhenti pada simbol dan retorika, tetapi diwujudkan dalam tata kelola yang bersih, pelayanan publik yang berkeadilan, serta pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan bersama.

Teknologi, Lingkungan, dan Masa Depan Bangsa

Memasuki era kecerdasan buatan dan transformasi digital, Indonesia dihadapkan pada tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan kemajuan teknologi, tetapi juga kualitas kemanusiaan.

Berita Terkait

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi
Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang
Integrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim
Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital
Yeremia dan Rubuhnya Berhala Modern
Inovasi Pembiayaan dan Keadilan Mobilitas Transportasi Publik
Merayakan Iman, Bukan Mengorbankan Masa Depan Anak (catatan atas perayaan Sambut Baru)
Menagih Janji Konektivitas di Perbatasan: Menyelamatkan Krayan dari Keterisolasian Multidimensi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:50 WITA

Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 28 September 2026 - 16:27 WITA

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 September 2026 - 11:36 WITA

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Minggu, 27 September 2026 - 16:43 WITA

Integrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim

Minggu, 27 September 2026 - 12:58 WITA

Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital

Berita Terbaru