“Terlebih di tengah kecenderungan finansialisasi alam, ketika hutan, karbon, keanekaragaman hayati dan berbagai fungsi ekologis semakin diposisikan sebagai aset ekonomi dan instrumen pasar,” ungkapnya. *(Bersambung)
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










