Penggalangan kerja sama juga dilakukan dengan lembaga Swiss Und Kinderhilfe, sebuah Lembaga Lepra di Swiss untuk Pembangunan Asrama Panti Santa Dymphna, ruang doa/makan, aula, kantor dan beberapa sarana/fasilitas lainnya. Pembangunan/kerja sama ini berlangsung selama 3 tahun dari tahun 2009 – 2011, dengan kontraktor P. Tadeus Gruca, SVD.
Selain NGO internasional, Yasbida terutama unit-unit pelayanannya juga menjalin kerja dan menggalang dukungan dengan NGO nasional bahkan dengan individu dan kelompok-kelompok masyarakat, gereja dan keuskupan.
YASBIDA dan Unit-unit pelayanannya sadar bahwa kerja-kerja pemberdayaan tidak bisa dilakukan sendirian. Membangun jejaringan dan kemitraan antar lembaga dan multi sektoral adalah keniscayaan.
Unit-unit pelayanan YASBIDA St. Vinsensius.
Dalam perjalanan waktu, YASBIDA membangun beberapa unit pelayanan sosial (panti). Unit-unit pelayanan tersebut didirikan dengan maksud agar makin luas dan makin banyak sasaran pelayanannya sehingga Visi – Misi YASBIDA dan Kongregaasi (CIJ) bisa direalisasi. Unit-unit pelayanan itu antara lain:
Pertama, Panti Naungan Kasih. Panti ini beralamat di Jl. Eltari Ende Flores NTT. Panti Naungan Kasih memilih menangani dan memberdayakan anak-anak sebagai Penyandang Masalah Sosial (PMS). Mereka adalah anak-anak yatim piatu, anak-anak orang dengan gangguan jiwa, anak-anak dari keluarga tidak mampu dan anak-anak terlantar.
Mereka diberdayakan dari aspek Pendidikan (disekolahkan), perhatian terhadap kesehatan (gizi dan nutrisi) dan aspek spiritual/kerohanian (doa dan misa). Beberapa suster CIJ ditugaskan dan mengabdi di Panti Naungan Kasih untuk anak penyandang masalah-masalah tersebut di atas.
Kedua, Panti Santa Dymphna. Panti ini beralamat di Jl. Litbang Wairklau Maumere Flores NTT. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan sasaran dampingan Panti Santa Dymphna. Berbagai kegiatan pemberdayaan dan pendampingan dilakukan oleh tenaga perawat dan tenaga psikologi panti setiap hari.
Editor : Wall Abulat










