Dari “Luka” Yang Mendera Hingga Pengharapan tentang Migrasi dan Perantauan Bermartabat - FloresPos Net

Dari “Luka” Yang Mendera Hingga Pengharapan tentang Migrasi dan Perantauan Bermartabat

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 18:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Catatan dari Pinggiran Ruang Perjumpaan Pastoral XII Gereja Regio Nusra Perspektif Sosiologi Agama)

Oleh: Anselmus Dore Woho Atasoge

DALAM dunia yang terus bergerak ini, migrasi dan perantauan tak lagi dapat dilihat semata-mata sebagai peristiwa ekonomi atau mobilitas geografis.

Dari perspektif sosiologi agama, migrasi adalah ziarah iman dan praktik sosial yang memperlihatkan bagaimana komunitas religius menafsirkan, merespons, dan mengorganisir dirinya dalam menghadapi ketidakpastian hidup.

Pertemuan Pastoral XII Gereja Regio Nusra di Keuskupan Larantuka, 1-5 Juli 2025, menjadi bukti nyata bahwa agama memainkan peran penting sebagai sistem makna dan solidaritas sosial dalam menghadapi krisis migrasi.

Dalam ruang perjumpaan pastoral itu, para uskup tidak hanya membahas doktrin dan liturgi, tetapi juga luka-luka sosial yang menimpa umat mereka (stunting, kerentanan sosial akibat pariwisata, tragedi perdagangan manusia dan migrasi paksa akibat eksploitasi sumber daya alam).

Baca Juga :  Anak Pasutri Korban Kebakaran Rumah di Reo Manggarai Dirujuk ke RSUD Ruteng

Mgr. Paulus Budi Kleden membuka ruang refleksi bahwa Gereja harus lebih dari sekadar pewarta sabda; ia adalah tubuh sosial yang hidup dalam dunia yang terluka. Maka, Gereja hadir sebagai pelindung martabat manusia, di mana sabda menjadi tindakan, dan iman menjelma dalam kepedulian konkrit.

Dalam perspektif sosiologi agama, komunitas keagamaan dipahami sebagai aktor sosial yang mampu mengkonstruksi dan mereproduksi etika kolektif melalui nilai-nilai dan simbol-simbol religius yang hidup dalam praksis sehari-hari.

Tema “Gereja Berwajah Perantau, Berziarah dalam Pengharapan” yang menjadi tema utama perjumpaan pastoral ini mencerminkan bukan sekadar ekspresi spiritual, melainkan bentuk artikulasi kesadaran historis umat Katolik NTT sebagai komunitas diaspora yang terus bergerak dalam ketegangan antara akar identitas dan realitas mobilitas.

Baca Juga :  Pasca Erupsi Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Ratusan Warga Mengungsi di Kantor Camat Wulanggitang

Dalam konteks ini, harapan menjadi lebih dari sekadar afeksi personal; ia bertransformasi menjadi moralitas publik yang bersifat intersubjektif—diteguhkan melalui ritus, solidaritas antarperantau, dan imajinasi kolektif di tengah tekanan dunia modern yang serba cepat dan tidak menentu.

Dalam kerangka sosiologi agama, catatan-catatan reflektif para utusan keuskupan yang hadir dalam perjumpaan pastoral ini menjadi ekspresi artikulatif dari cara komunitas religius membaca realitas sosial secara kritis.

Berita Terkait

Polantas Menyapa, Polres Ende Salurkan Air Bersih untuk Warga
Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan diri Masyarakat
Kuasa Hukum Ahli Waris Pulau Anano Beberkan Fakta dan Akan Lanjutkan Proses Kasus Penyerobotan Lahan
GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam
SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti
Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Berita ini 261 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:17 WITA

Polantas Menyapa, Polres Ende Salurkan Air Bersih untuk Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:55 WITA

Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan diri Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:28 WITA

Kuasa Hukum Ahli Waris Pulau Anano Beberkan Fakta dan Akan Lanjutkan Proses Kasus Penyerobotan Lahan

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WITA

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polantas Menyapa, Polres Ende Salurkan Air Bersih untuk Warga

Selasa, 16 Jun 2026 - 16:17 WITA

Opini

Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan diri Masyarakat

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:55 WITA