Suster Iren berharap pemerintah turun langsung ke lapangan melakukan pendataan bukan hanya menerima laporan lewat foto dan video sebab foto dan video itu sangat umum.
Ia mengatakan, bisa saja foto dan video tersebut diambil di tempat lain lalu dikirim saja tetapi kalau terjun langsung ke rumah yang kena dampak maka bantuan yang disalurkan pasti tepat sasaran.
“Jadi bantuan juga langsung ke orang yang bersangkutan, itu lebih bagus. Masyarakat lebih merasakan bahwa pemerintah itu ada bersama mereka,” ungkapnya.
Suster Iren mengakui pihaknya sudah didatangi petugas pemerintah untuk melakukan pendataan serta mengambil foto dan video kerusakan bangunan di biara ini.
Ia menyebutkan sebanyak 27 orang suster di biara ini untuk sementara waktu masih belum nyaman tidur di dalam kamar dan lebih memilih tidur di teras bangunan di biara ini.
“Ada banyak keretakan di bangunan sehingga kami hanya untuk menjaga kenyamanan saja memilih untuk tidur di luar teras bangunan ini,” ucapnya.
Suster Iren memaparkan Kongregasi SMI selain biara pusat di Desa Habi yang berfungsi sebagai rumah pembinaan untuk para calon suster, mereka juga melakukan pelayanan kepada umat di Paroki Habi.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










