ASN Aksi “Titi Jagung” Rayakan Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Lembata - FloresPos Net

ASN Aksi “Titi Jagung” Rayakan Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Lembata

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEWOLEBA, FLORESPOS.net-Para Aparatur Sipil Negara (ASN) pada organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa tenggara Timur (NTT), tumpah ruah berkumpul di halaman apel kantor bupati, Sabtu (11/10/2025) pagi.

Mereka melakukan aksi “Titi Jagung”. Aksi yang diprakarsai Dinas Pemuda, Olah Raga dan Kebudayaan (Disporabud) itu dilakukan dalam rangkah ulang tahun otonomi daerah (Otda) Kabupaten Lembata ke-26.

Selain itu, aksi “Titi Jagung” para ASN itu juga untuk mengangkat kembali kearifan lokal “titi jagung” sebagai pangan khas Lembata, meningkatkan rasa cinta ASN terhadap pangan lokal dan mendukung program Bupati-Wabup Lembata melalui tagline Nelayan, Tani dan Ternak serta meningkatkan kekompakan OPD lingkup Pemkab Lembata.

Mula-mula para ASN dari masing-masing OPD dan 9 kecamatan duduk di bawah tenda. Di hadapan mereka sudah ada batu sebagai wadah untuk meniti. Selain itu, juga sudah tersedia tunggu api, batu pipih, batu bulat dan periuk tanah untuk menyangrai jagung.

Baca Juga :  Polres Manggarai Selidik Intensif Temuan Mayat Pria Tak Beridentitas di Ruteng

Perlahan, mereka menyangrai jagung hingga setengah matang. Kemudian mengambil biji jagung satu demi satu lalu meniti.

Titi jagung merupakan sebuah tradisi turun temurun masyarakat khususnya kaum prempuan dalam rumpun etnik Lamaholot. Jagung titi menjadi salah satu makanan khas masyarakat Lamaholot, Lembata.

Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, dan Kebudayaan Kabupaten Lembata, Apolonaris Manyan kepada wartawan di sela-sela memantau aksi mengatakan, aksi titi jagung itu dilakukan dua kelompok, yakni para ASN lingkup OPD dan demo titi jagung oleh kelompok ibu-ibu dari 9 kecamatan di Lembata.

Khusus bagi para ASN OPD, kata Apolonaris Mayan, adalah sebuah gerakan untuk lebih mencintai dan mempunyai ketahanan pangan lokal.

Baca Juga :  Deputi Perkoperasian Kemenkop RI Puji Langkah Obor Mas Fokus Kembangkan Usaha di NTT

“Dinas Porabud sebagai leading sektor menjaga budaya. Kita juga urus soal pangan lokal. Kita mau supaya para ASN mencintai pangan lokal,” katanya.

Apolonaris Mayan juga bilang, dalam demo ini, bukan saja soal jagung yang dititi, tetapi nilai filosofisnya. Nilai semangat juang, ketahanan, kesabaran, keuletan yang akan dan menjadi energi saat para ASN bekerja.

“Pengabdian dan loyalitas kepada daerah datang juga dari semangat proses dalam titi jagung ini. Kita mau etos kerja para ASN semakin tinggi untuk pembangunan di Kabupaten Lembata ini,” katanya.

Aksi “titi jagung” para ASN dari OPD lingkup Pemkab Lembata yang juga dilombakan itu dibuka oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq. Hadir Sekretaris Daerah, Paskalis Tapobali, dan para pimpinan OPD lingkup Pemkab Lembata. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan
Ordo Karmel Indonesia Timur Serahkan Beras Satu Ton untuk Korban Gempa di Paroki Mbata
Pengungsi Nangahale Siap Kembali ke Rumah, Menunggu Instruksi Pemda Sikka
Pemulangan Pengungsi di Sikka, Satgas Penanganan Bencana Keluarkan SOP
Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores
Gubernur NTT Temui Pengungsi Gempa Riung Ngada di Posko IKAL Lemhannas Peduli
Gempa Porak Porandakan Flores, 6.961 Rumah di Manggarai Barat Alami Kerusakan
AWK Bersama Umat Stasi Santo Agustinus Piga Doa Novena Tolak Gempa di Pulau Flores
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Ordo Karmel Indonesia Timur Serahkan Beras Satu Ton untuk Korban Gempa di Paroki Mbata

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Pengungsi Nangahale Siap Kembali ke Rumah, Menunggu Instruksi Pemda Sikka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Pemulangan Pengungsi di Sikka, Satgas Penanganan Bencana Keluarkan SOP

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:20 WITA

Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:20 WITA