Pengungsi di Nangahale Digigit Ular Satu Warga Lainnya Meninggal - FloresPos Net

Pengungsi di Nangahale Digigit Ular Satu Warga Lainnya Meninggal

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Seorang warga pengungsi mandiri di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka yang tinggal di posko pengungsian digigit ular dan dilarikan ke RS TC Hillers Maumere untuk mendapatkan perawatan.

Keterbatasan fasilitas di lokasi pengungsian mandiri di desa yang berada di pesisir pantai ini membuat para pengungsi rentan terhadap berbagai gangguan sehingga mengakibatkan kasus gigitan ular pun terjadi.

Pengakuan warga pengungsi menyebutkan erempuan bernama Hasmida, warga Desa Nangahale tersebut digigit ular di sekitar lokasi pengungsian pada Rabu malam, 19 Agustus 2026.

Sebelum dirujuk ke RS TC Hillers Maumee,korban mendapat penanganan di Puskesmas Watubaing dan hingga kini korban masih berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kasus ini menjadi alarm serius bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka agar tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan di posko terpusat saja, tetapi juga memastikan keamanan dan keselamatan warga yang bertahan di lokasi-lokasi pengungsian mandiri di desa-desa.

Baca Juga :  Tinjau Ruangan ICU RS TC Hillers Maumere, Wabup Sikka Minta Tingkatkan Mutu Pelayanan

Warga Nangahale merupakan penduduk yang direlokasi pemerintah dari Pulau Babi dampak dari gempa dan tsunami yang melanda Flores tanggal 12 Desember tahun 1992 sehingga mereka masih trauma dengan gempa dan tsunami.

Selain warga yang digigit ular, seorang warga lainnya bernama Usman kelahiran Pulau Beter, 31 Desember 1959, meninggal dunia pada Kamis pagi, 20 Agustus 2026.

Usman diketahui memiliki riwayat sakit sebelumnya. Namun, menurut informasi keluarga dan warga di lokasi, kondisi kesehatannya memburuk selama berada di pengungsian.

Di lokasi pengungsian, Usman disebut hanya tidur beralaskan terpal dan kain seadanya dengan kondisi tempat terbuka. Pada malam hari, kondisi tersebut membuat tubuhnya rentan terhadap udara dingin.

Baca Juga :  Namanya Adalah Yohanes

Ia kemudian mengalami sesak napas dan batuk-batuk hingga terjatuh di lokasi pengungsian.

Warga selanjutnya membawa Usman ke Puskesmas Watubaing untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia meninggal dunia pada Kamis (20/8/2026) pagi.

Meski demikian, warga tidak serta-merta menyimpulkan bahwa kematian Usman semata-mata disebabkan oleh kondisi pengungsian. Riwayat penyakit yang telah dimiliki sebelumnya tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Namun, keterbatasan fasilitas pengungsian dinilai turut menjadi persoalan serius yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah.

Padahal Kepala BNPB Letjen TNI Sharyanto telah menegaskan agar bantuan diberikan kepada para pengungsi mandiri dan ini menjadi prioritas karena jumlahnya sangat banyak. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA