Dampak Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran - FloresPos Net

Dampak Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan upaya penanganan pascagempa bumi Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan fokus pada evakuasi medis dan penyisiran di sejumlah wilayah terdampak.

Operasi SAR saat ini dipusatkan di empat kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo.

Dalam pelaksanaan operasi tanggap darurat pagi ini, Tim SAR Gabungan memprioritaskan penanganan kelompok rentan, khususnya lanjut usia (lansia) dan ibu hamil yang mengalami guncangan psikologis serta trauma akibat gempa susulan bermagnitudo 6,0.

Sejumlah warga kemudian dievakuasi menuju lokasi penanganan yang lebih aman dan memadai. Seorang warga lansia dievakuasi dari Posko Mandiri di Ronting, Kabupaten Manggarai Timur, menuju Posko Polisi untuk mendapatkan perlindungan dan pemantauan lebih lanjut.

Baca Juga :  PMKRI Sanctus Lucas Surabaya Donasikan Ratusan Buku untuk TBM Manggarai Timur

Sementara itu, seorang ibu hamil dievakuasi menuju Posko Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Damer, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, untuk memperoleh penanganan medis yang lebih spesifik.

Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo N.S., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa seluruh unsur SAR yang berada di lapangan tetap dalam kondisi siaga penuh untuk merespons setiap perkembangan situasi pascagempa.

Baca Juga :  Pemda Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana dan Mendirikan Posko

“Operasi SAR terus kami fokuskan pada penyisiran di wilayah terdampak, pendataan dan pemantauan kondisi masyarakat bersama BPBD serta pemerintah daerah, sekaligus memastikan kesiapan evakuasi medis bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain melakukan penyisiran, Tim SAR Gabungan juga terus memperkuat koordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, dan Posko Kesehatan Kemenkes agar setiap warga yang membutuhkan pertolongan dapat segera memperoleh penanganan yang tepat dan cepat.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah terpadu untuk memastikan keselamatan masyarakat di tengah kondisi pascagempa dan potensi gempa susulan. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Domi Imbau Pedagang di Ende Tidak Naikkan Harga dan Timbun Barang di Tengah Situasi Bencana
Banyak Pengungsi Mandiri di Kabupaten Sikka Belum Tersentuh Bantuan
Duka di Aeramo, Nagekeo: Oma Kristina Dagomes Meninggal Akibat Syok, Jenazah Terbaring di Teras Rumah yang Rusak
Pemkab Manggarai Barat bersama Stakeholder Terkait Salurkan Bantuan Sosial bagi Masyarakat Terdampak Gempa ke Pesisir Utara
AWAS Buka Call Center Pengaduan Korban Gempa Flores di Sikka
Gempa Flores, Warga Tiga Desa di Mapitara Masih Terisolir Akibat Longsor
Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Kemensos dan Dukungan Alat Berat untuk Penanganan Gempa
Titik Longsor Pertama di Palue Selesai Dibersihkan, Besok Dilanjutkan ke Titik Kedua
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:28 WITA

Dampak Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:05 WITA

Wabup Domi Imbau Pedagang di Ende Tidak Naikkan Harga dan Timbun Barang di Tengah Situasi Bencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:03 WITA

Banyak Pengungsi Mandiri di Kabupaten Sikka Belum Tersentuh Bantuan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Duka di Aeramo, Nagekeo: Oma Kristina Dagomes Meninggal Akibat Syok, Jenazah Terbaring di Teras Rumah yang Rusak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:19 WITA

Pemkab Manggarai Barat bersama Stakeholder Terkait Salurkan Bantuan Sosial bagi Masyarakat Terdampak Gempa ke Pesisir Utara

Berita Terbaru