Rapat Pembagian BLT di Desa Otogedu-Maurole Berakhir Ricuh, Ketua BPD Dipukul Warga - FloresPos Net

Rapat Pembagian BLT di Desa Otogedu-Maurole Berakhir Ricuh, Ketua BPD Dipukul Warga

- Jurnalis

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Rapat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Otogedu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende berakhir ricuh.

Ketua BPD Desa Otogedu, Maurole atas nama Vinsensius Bato dipukul warga usai rapat. Kasus pemukulan itu langsung dilaporkan ke Polsek Maurole dan sedang ditangani pihak kepolisian.

Kepala Desa Otogedu Kecamatan Maurole, Paskalis Regha yang dikonfirmasi Florespos.net melalui telepon seluler, pada Selasa (16/07/2024) membenarkan kejadian ini.

Baca Juga :  Panitia Sebut Kekurangan di Gelaran Bupati Ende Cup 2025 jadi Pelajaran untuk Dibenahi

Dikatakannya kejadian bermula ketika pemerintah Desa Otogedu, menggelar rapat pembagian BLT kepada penerima, pada Senin (15/07/2024) pukul 11.30.

Usai rapat, Korban sebagai Ketua BPD hendak menyampaikan sambutan namun warga berinisial FW tiba – tiba mengajukan protes dan kemudian disusul warga berinisial AS bersama sejumlah warga lainnya yang tiba-tiba masuk ke aula, mengeluarkan kata-kata kasar dan membuat keributan.

Melihat amukan masa, Ketua BPD, Vinsensius Bato berupaya menenangkan masa dan menghindar ke luar ruangan rapat. Namun beberapa warga yang berada di luar ruangan rapat langsung memukuli korban.

Baca Juga :  Kudis Wabahi Mabar, Wabup Weng: Rajin Jemur Kasur

Korban pun melaporkan kejadian itu kepada polsek Maurole dan berharap aparat penegak hukum (APH) segera meringkus pelaku.

Sementara Kapolsek Maurole, IPTU Syaiban, yang dikonfirmasi media membenarkan ada laporan terkait kejadian ini. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Jumat, 11 September 2026 - 20:20 WITA

Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan

Jumat, 11 September 2026 - 17:46 WITA

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WITA

Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:46 WITA

Opini

Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:23 WITA