KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang - FloresPos Net - Page 2

KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah juga diminta untuk mencabut Sertifikat Hak Pakai TNI yang diterbitkan di atas tanah yang telah lama dikuasai dan dimanfaatkan masyarakat serta menjadi sumber konflik agraria.

“Pemerintah harus mengakui, melindungi, dan memulihkan hak-hak masyarakat melalui penyelesaian konflik agraria yang berkeadilan serta pelaksanaan redistribusi tanah kepada masyarakat yang berhak sesuai amanat UUPA, TAP MPR Nomor IX/MPR/2001, dan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023,” harapnya.

Baca Juga :  Ombudsman NTT Katakan Revisi Kebijakan Pendidikan, Koreksi Ketimpangan Anggaran antar Sekolah

KPA NTT juga minta pemerintah mnjadikan Tonggurambang sebagai prioritas pelaksanaan Reforma Agraria, bukan sebagai kawasan perluasan penguasaan tanah oleh institusi negara.

Intus menegaskan, tanah adalah sumber kehidupan, ruang produksi, identitas sosial, dan martabat rakyat. Karena itu, kata dia, negara berkewajiban menjalankan Reforma Agraria sejati dengan mengoreksi ketimpangan penguasaan tanah, menyelesaikan konflik agraria secara adil.

Baca Juga :  Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT

“Negara harus menjamin hak-hak masyarakat atas sumber-sumber agraria sebagaimana diamanatkan oleh Konstitusi dan Undang-Undang Pokok Agraria,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru