Lulusan Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Langsung Diterima Bekerja Hingga ke Luar Negeri - FloresPos Net - Page 2

Lulusan Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere Langsung Diterima Bekerja Hingga ke Luar Negeri

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Romo Gabby menambahkan, kalau Bahasa Jepang 2 dosennya dibiayai oleh Musubu sedangkan dosen Bahasa Inggris dan Jerman dibiayai sendiri oleh yayasan selaku pengelola.

Ia memaparkan, perkuliahan di Stikes Santa Elisabeth menekankan pertama terkait sikap sementara nomor dua skill atau keterampilan baru yang ketiga nilai mata kuliah.

“Kalau D3 Keperawatan laboratorium kita lengkap dan lulusannya selalu terserap dunia kerja.Kita berharap Stikes bisa bersaing dengan lembaga kesehatan lainnya,” ucapnya.

Romo Gabby berharap calon-calon mahasiswa yang masih mencari-cari tempat kuliah, Stikes bisa jadi salah satu pilihan sehingga pihak kampus terus melakukan sosialisasi ke berbagai wilayah di Pulau Flores.

Baca Juga :  Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat

Pihaknya berharap agar dengan adanya sosialisasi termasuk menggandeng paroki-paroki akan membuat semakin banyak lulusan sekolah menengah atas yang berkuliah di kampus ini.

“Saat ini paling banyak mahasiswa kami berasal dari Kabupaten Sikka, Manggarai, Ende dan Ngada. Kami sedang lakukan sosialisasi di Flores dan Lembata sebab masih minim mahasiswa asal daerah tersebut,” ungkapnya.

Romo Gabby menerangkan, pihaknya menargetkan untuk tahun 2026 ini bisa menerima mahasiswa baru sebanyak 200 orang dan hingga awal Juni 2026 sudah ada sekitar 100 calon mahasiswa yang mendaftar.

Baca Juga :  RS Pratama Reo Manggarai Sudah Bisa Layani Pasien BPJS

Tentunya dengan berkuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere membuat lulusannya memiliki peluang kerja lebih besar terutama lulusan D3 Keperawatan.

“Kita ingin agar semua lulusan dari kampus kami bisa langsung bekerja.Bahkan Keuskupan Padang pun membiayai mahasiswa kami dan setelah lulus mereka langsung bekerja di sana.Kita selalu melakukan penjajakan dengan berbagai lembaga agar lulusan kami langsung bisa bekerja,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dampak Gempa Bumi di Ende, 1.820 Rumah Warga Rusak, Pemerintah Mulai Salurkan Sembako
Tinjau Korban Gempa Flores di Riung, Kepala BNPB Pastikan Dukungan Terus Diberikan Sesuai Kebutuhan Masyarakat
Keluarga Besar PDI Perjuangan Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Bencana
Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera
Bupati Ngada: Peringatan Kemerdekaan Momentum untuk Memperkuat Kepedulian
Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Cina yang Terjatuh Saat Pendakian di Pulau Padar
Rapat Cepat dengan Bupati Ngada, Kepala BNPB Sampaikan 17 Point Penting
Tim SAR Gabungan Terus Evakuasi Korban Gempa M 7,7 Manggarai Timur ke Labuan Bajo
Berita ini 1,591 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Dampak Gempa Bumi di Ende, 1.820 Rumah Warga Rusak, Pemerintah Mulai Salurkan Sembako

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:19 WITA

Tinjau Korban Gempa Flores di Riung, Kepala BNPB Pastikan Dukungan Terus Diberikan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:08 WITA

Keluarga Besar PDI Perjuangan Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Bencana

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:59 WITA

Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:56 WITA

Bupati Ngada: Peringatan Kemerdekaan Momentum untuk Memperkuat Kepedulian

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:59 WITA