Tiang Pertama Dipancang, Proyek Penggantian Fasilitas Pelabuhan Marapokot Dimulai - FloresPos Net

Tiang Pertama Dipancang, Proyek Penggantian Fasilitas Pelabuhan Marapokot Dimulai

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 13:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Deru mesin pancang memecah keheningan pesisir Marapokot, Senin (20/04/2026) pagi. Tiang pertama proyek penggantian fasilitas Pelabuhan Laut Marapokot resmi ditancapkan, menandai dimulainya pekerjaan fisik proyek multiyears contract tahun anggaran 2025–2026.

Momen simbolis itu disaksikan jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, DPRD, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Marapokot, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan pihak kontraktor pelaksana. Pemancangan tiang pertama ini menjadi penanda bahwa salah satu proyek infrastruktur paling ditunggu di pesisir utara Nagekeo mulai berjalan.

Pelabuhan Marapokot selama ini dikenal sebagai pintu gerbang logistik dan penumpang yang vital bagi Kabupaten Nagekeo. Namun, kondisi fasilitas dermaga, trestle, dan bangunan penunjang yang termakan usia membuat aktivitas bongkar muat kerap terkendala, terutama saat cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Kepala KUPP Marapokot, Welhelmus D. Dami, menegaskan proyek dengan skema kontrak tahun jamak 2025–2026 ini memang dirancang untuk mengganti total fasilitas pelabuhan yang sudah tidak layak sekaligus meningkatkan kapasitas layanan.

“Proyek ini dikerjakan untuk mengganti fasilitas pelabuhan yang sudah tidak layak dan meningkatkan kapasitas layanan Pelabuhan Marapokot,” kata Welhelmus dalam sambutan di lokasi proyek, Senin (20/4/2026).

Baca Juga :  Askab PSSI Manggarai Timur Seleksi Pemain ETMC Rote Ndao

“Perbaikan infrastruktur pelabuhan diharapkan dapat memperlancar arus barang, menurunkan biaya logistik, dan mendukung konektivitas wilayah Nagekeo dengan daerah lain di NTT,” harapnya.

Welhelmus menambahkan, peningkatan fasilitas akan mencakup perbaikan struktur dermaga, kedalaman kolam labuh, dan fasilitas penunjang lainnya agar kapal dengan ukuran lebih besar bisa sandar dengan aman.

Dengan begitu, distribusi komoditas unggulan Nagekeo seperti hasil pertanian, peternakan, dan perikanan bisa lebih efisien menjangkau pasar regional.

Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus yang hadir langsung dalam seremoni pemancangan, menyebut proyek ini sebagai salah satu program strategis daerah. Ia berharap pekerjaan bisa berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

“Pemerintah Kabupaten Nagekeo berharap proyek strategis ini berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberi dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir,” tegasnya.

Menurut Bupati Simplisius, Pelabuhan Marapokot merupakan pelabuhan pengumpan regional yang melayani angkutan barang dan penumpang dari dan ke wilayah Nagekeo.

Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat biaya logistik tinggi dan waktu tempuh barang menjadi lama. Dengan penggantian fasilitas ini, aktivitas bongkar muat diharapkan lebih aman, cepat, dan efisien sehingga menekan disparitas harga.

Baca Juga :  Bupati Nagekeo: Pembatalan Kelulusan PPPK Berdasarkan UU

Dukungan serupa datang dari legislatif. Wakil Ketua DPRD Nagekeo, Yan Siga menyebut pembangunan kembali Pelabuhan Marapokot sebagai investasi jangka panjang yang sejalan dengan kebutuhan daerah.

“Atas nama Pimpinan DPRD kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Presiden RI, yang telah membangun kembali Pelabuhan Marapokot. Karena pelabuhan ini merupakan investasi jangka panjang untuk Kabupaten Nagekeo,” katanya.

“Nagekeo mempunyai potensi yang bagus. Pembangunan pelabuhan ini sejalan dengan kebutuhan Pemda Nagekeo. Oleh karena itu kami sangat mendukung. Dan kami berharap agar pembangunan pelabuhan ini dikerjakan sesuai harapan kita bersama,” kata Yan Siga.

Yan Siga menambahkan, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan agar kualitas pekerjaan terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia optimistis pelabuhan baru akan membuka akses investasi, memperlancar distribusi hasil bumi, dan membuka lapangan kerja baru di sektor jasa kepelabuhanan.

Proyek pekerjaan replacement fasilitas Pelabuhan Laut Marapokot MYC tahun anggaran 2025-2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 91.312. 679. 891.

Proyek ini dikerjakan oleh Kontraktor PT. Wijaya Inti Sentosa, Konsultan Pengawas PT. Spektra Adhya Prasarana. Waktu pelaksanaan 460 hari kalender. Nomor kontrak PL.107/1/UPP. Mpk/2025. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo
Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM
Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat
SD Inpres Gere Menjuarai Lomba Bertutur Tingkat SD di Kabupaten Sikka
Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende
Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya
Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga
Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:03 WITA

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WITA

SD Inpres Gere Menjuarai Lomba Bertutur Tingkat SD di Kabupaten Sikka

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26 WITA

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:50 WITA