Dokter PTT Belum Terima Gaji 5 Bulan, Ini Respons Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo - FloresPos Net

Dokter PTT Belum Terima Gaji 5 Bulan, Ini Respons Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 17:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo, dr. Renny Wahyuningsih

Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo, dr. Renny Wahyuningsih

MBAY, FLORESPOS.net-Sebanyak 5 lima orang dokter yang mengabdi sebagai pegawai tidak tetap (PTT) yang bertugas di Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, mengeluh karena belum menerima gaji atau insentif selama lima bulan.

Keluhan itu di sampaikan oleh akun Facebook Maria Sum Nuwa yang beredar di grup Facebook MBAY ONLINE, Jumat (25/4/2025).

Akun Maria Sum Nuwa dalam tulisan itu meminta Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo segera selesaikan gaji Dokter PTT di Nagekeo. Karena sudah lima bulan belum mendapatkan insentif.

Berikut kutipan akun Maria Sum Nuwa yang diposting di MBAY ONLINE.

Kepada yth bapak Bupati dan wakil bupati Nagekeo ini ada masalah penting yang harus diselesaikan yaitu gaji dokter PTT di Nagekeo sudah 5 bulan belum diberikan kepada yang bersangkutan.

Pada hal mereka sudah melaksanakan kewajiban sebagai garda terdepan untuk menangani masalah kesehatan masyarakat terutama tugas pelayanan pada orang sakit tapi kenapa haknya sampai sekian bulan belum diberikan.

Mereka juga butuh hidup makan minum transportasi dan sebagainya bayangkan kalo mereka tidak memenuhi kebutuhan hidupnya bagaimana mereka bisa bekerja untuk melayani orang sakit dan pada akhirnya mereka yang disalahkan akibat kelalaian akibat tidak makan minum.

Dokter PTT juga manusia butuh makan butuh minum kalo tidak digaji berarti mereka makan minum dari mana ini termasuk masalah vital dan harus segera diatasi jangan membiarkan mereka kelaparan berkepanjangan  karna belum  terima gaji jadi sekali lagi mohon dengan sangat ada perhatian dari pemerintah untuk dokter PTT ini”

Dana DAU SG dari Pusat Belum Masuk Ke RKUD Nagekeo

Baca Juga :  Serahkan SK 174 PPPK Paruh Waktu, Bupati Nagekeo Ajak ASN Berintegritas dan Profesional

Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo, dr. Renny Wahyuningsih membenarkan bahwa ada 5 dokter PTT yang belum dibayar insentifnya.

Menurutnya, alasan keterlambatan pembayaran adalah karena anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) Sumber Daya (SG) belum ditransfer dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Mengenang Pacuan Kuda di Kota Mbay: Sebuah Warisan Budaya yang Kembali Hidup

Dokter Renny mengaku sedang berkomunikasi dengan Kepala BKD untuk mengetahui penyebab keterlambatan transfer dana tersebut. Sampai saat ini, dana DAU SG belum masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Nagekeo.

“Saya sedang komunikasikan ke Pak Kepala BKD kenapa ya belum ditransfer dari Pusat, jawaban kepala BKD dana belum ada di kami. Siang jg kk..Sampai saat ini Dana DAU SG blm ada yg masuk RKUD. Ini info dari Keuangan,” kata dokter Renny saat di konfirmasi Florespos.net, Jumat (25/4/2025) siang.

Berdasarkan data yang himpun Florespos.net, bahwa kelima dokter tersebut bertugas di 4 Puskesmas yang ada di Kabupaten Nagekeo, di antaranya Puskesmas Maunori, Puskesmas Maukeli, RSUD Pratama Raja, dan satu orang lagi bertugas di Puskesmas Kota. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Berita ini 1,163 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA