PMKRI Sebutkan Polres Sikka Lebih Memilih Mengawal Kedatangan KDM Daripada Menangani Laporan Keluarga Noni - FloresPos Net

PMKRI Sebutkan Polres Sikka Lebih Memilih Mengawal Kedatangan KDM Daripada Menangani Laporan Keluarga Noni

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Ratusan massa yang terdiri dari kedua orang tua korban,kakak korban, keluarga, perwakilan 10 suku di Rumanduru Desa Rubit serta PMKRI Cabang Maumere St.Thomas Morus mendatangi Gedung DPRD Sikka.

Massa ingin berdialog dengan wakil rakyat di Gedung Kulababong terkait penanganan aparat Polres Sikka dalam kasus pembunuhan Noni sapaan karib Stevania Trisanti Noni.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Sikka, Jumat (27/3/2026), PMKRI Maumere persoalan penanganan kasus pembunuhan Noni (14) menjadi memuncak karena adanya bias informasi dari kepolisian sejak dari awal penanganan kasus ini.

PMKRI Cabang Maumere St.Thomas Morus mengatakan, awal kehilangan korban, keluarga dengan inisiatif sendiri karena taat hukum melapor ke Polsek Kewapante namun jawaban yang diterima sangat menyakitkan.

“Kalian pulang dulu dan cari mungkin saja,mungkin dia ada di rumah pacar atau keluarga,“ sebut Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Maumere, Johan De Brito Papa Naga,menirukan ucapan aparat Polsek Kewapante.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Katekese Stunting, KBG Kristus Raja Maumere Beri Makanan Bergizi kepada 14 Balita

Johan menegaskan, keluarga merasa ada kejanggalan sehingga keluarga melaporkan kembali namun Polres Sikka lebih memilih mengawal kedatangan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi (KDM) daripada menindaklanjuti laporan warga.

Ia mengatakan, oknum polisi pun saat datang ke lokasi rumah pelaku menyuruh keluarga korban ke rumah pelaku dan mengatakan kalau ada orang di rumah baru nanti beritahu dirinya.

Keluarga juga mencari jenasah sendiri dan menemukannya lalu karena taat hukum maka keluarga menghubungi pihak kepolisian untuk datang ke lokasi penemuan jasad korban.

“Masyarakat Kabupaten Sikka pasti bertanya kenapa mahasiswa dan keluarga korban harus menggelar aksi demo dan aksi-aksi lainnya.Kami menemukan fakta-fakta baru dan kejanggalan-kejanggalan dalam penanganan kasus ini,” terangnya.

Baca Juga :  ODGJ di Sikka Capai 1.220 Orang, Ada Yang Gagal Jadi Legislatif dan Kades

Johan memaparkan, pada malam kejadian di rumah pelaku terdapt beberapa orang anggota keluarga dimana mereka seharusnya juga dipanggil untuk diperiksa.

Lokasi penemuan jenasah berada di lokasi yangs angat jauh dari rumah pelaku dan medannya cukup terjal.

Pihaknya mengaku resah dan gelisah terkait kaburnya saksi yang kemudian statusnya berubah menjadi tersangka.

Selain itu, barang bukti berupa pakaian, telepon genggam, potongan jari dan rambut korban dan lainnya sampai dengan detik ini belum ditemukan polisi.

“Sesuai fakta yang kami temukan kami menilai ada kejanggalan. Beberapa saksi mendapatkan ancaman dan saat ini sudah kabur keluar Kabupaten Sikka,” paparnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA