Setahun Ekspansi di Makassar, Kopdit Sangosay Catat Aset yang Baik - FloresPos Net

Setahun Ekspansi di Makassar, Kopdit Sangosay Catat Aset yang Baik

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Koperasi Kredit (Kopdit) Sangosay yang berkantor pusat di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus merambah maju dari primer provinsi menuju primer nasional. Hal itu dilakukan untuk memperluas dan mendekatkan pelayanan bagi para anggotanya.

Kini Kopdit Sangosay tidak hanya hadir pada semua kabupaten di Provinsi NTT minus Kabupaten Alor, Sabu Raijua dan Rote Ndao, namun juga merambah pelayanan hingga Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan.

General Manager Kopdit Sangosay, Siprianus Seka ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/3/2026) menuturkan, Kopdit Sangosay belum mempunyai cabang di tiga kabupaten di Provinsi NTT. Namun sudah banyak anggota yang masuk di tiga kabupaten tersebut.

Di Kabupaten Sabu Raijua, menurut Siprianus Seka, sudah ada permintaan untuk dibentuk cabang oleh diaspora asal Were, Kecamatan Golewa. Saat ini, semuanya sedang berproses.

Baca Juga :  Kepala Desa di Kabupaten Ngada Meninggal Dunia Dianiaya Warganya

Siprianus Seka mengatakan, sambil berproses untuk tiga kabupaten yang belum tersebut, pengurus dan manajemen juga melakukan ekspansi ke Makassar.

“Di sana telah terbentuk Pos Pelayanan Kopdit Sangosay Makasar dan pada RAT Tahun Buku 2025 terdata 130 anggota. Asetnya baik,” katanya.

Menurut Siprianus Seka, manajemen Kopdit Sangosay saat ini telah menempatkan dua orang staf manajemen di Pos Pelayanan Makassar.

“Memilih Makassar karena diaspora NTT cukup banyak dan pada saat yang baru lalu telah ada perwakilan dari Makassar yaitu bapak Johni Watungadha yang mana rumahnya juga menjadi sekretariat Pos Pelayanan Makassar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Nolan Minta Dipakaikan Baju Seragam Bupati Ngada

Siprianus Seka mengatakan, Pos Pelayanan Makassar hadir sejak Mei tahun 2025 dan jumlah anggota sebanyak 130 orang. Keadaan Februari 2026, simpanan sudah mencapai Rp 626 juta dari jumlah Rp 400 juta pada tahun buku 2025.

“Sebagai koperasi kredit dengan aset Rp 1,4 triliun yang telah menjadi koperasi Primer Nasional, kami terus melakukan terobosan dengan memperkenalkan, mengedukasi produk-produk unggulan Sangosay seperti tabungan pendidikan Sipintar atau Sibudi,” katanya.

Secara terpisah, Ketua Pengurus Kopdit Sangosay, Petrus E.Y.Ngilo Rato ditemui di kediamannya mengatakan, ekspansi ke Makassar dilakukan untuk memperluas pelayanan Kopdit Sangosay agar masyarakat memperoleh pelayanan dengan kekhasan di mana setiap Kopdit mempunyai kekhasan masing-masing. *

Berita Terkait

Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban
KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang
Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN
KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang
Si Jago Merah Lalap Habis 1 Rumah di Ma’ubare, Tonggo-Nagekeo, Tidak Ada Korban Jiwa
WALHI Kritisi Penyusunan Roadmap Dekarbonisasi Oleh Pemprov NTT
WALHI NTT Tegaskan, Dekarbonisasi Merupakan Cara Baru Merampas Ruang Hidup Rakyat
Kos-kosan ASN di Ende jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP Amankan Lima Perempuan
Berita ini 1,084 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:25 WITA

Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:20 WITA

KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:15 WITA

Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:48 WITA

KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:34 WITA

Si Jago Merah Lalap Habis 1 Rumah di Ma’ubare, Tonggo-Nagekeo, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terbaru